Dari Cadangan Jadi Rebutan


TEMPO Interaktif, Jakarta:Bagi suporter Inggris yang merindukan kehadiran timnya di Euro 2008, Roman Pavlyuchenko masuk daftar pemain yang mereka benci. Maklum, pemain depan Rusia itu memang punya andil besar ketika menyingkirkan Inggris di babak kualifikasi.

Di Stadion Luzhniki, Moskow, 17 Oktober 2007, Pavlyuchenko membalik keadaan dan membawa Rusia menang 2-1 atas Inggris di babak kualifikasi Grup E. Masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, Pavlyuchenko kala itu menjaringkan dua gol.

Gol yang dicetak Wayne Rooney di babak pertama pun menjadi tak berarti buat Inggris. Kekalahan itu membuat langkah Inggris kian berat karena harus menang dalam pertandingan terakhir melawan Kroasia. Inggris pun akhirnya kalah oleh Kroasia dan tersingkir.

Di perempat final kemarin, giliran suporter Belanda yang dibuatnya patah hati. Pavlyuchenko membuka jalan bagi timnya melalui gol cantik ke gawang Belanda. Inilah gol pembuka kemenangan Rusia 3-1 sekaligus gol ketiganya di putaran final. Gol pertama ia cetak ke gawang Spanyol saat Rusia kalah 1-4 dalam laga perdana Grup D. Gol kedua ia cetak ke gawang Swedia ketika Rusia menang 2-0 pada laga penentuan.

Ia adalah salah satu pemain Rusia yang gemilang di Euro 2008 selain Andrei Arshavin. Padahal, di babak kualifikasi, ia kerap menjadi cadangan untuk Aleksandr Kerzhakov dan Pavel Pogrebnyak. Keduanya tak masuk skuad Rusia pada putaran final Euro 2008. Kerzhakov tak dipanggil, sedangkan Pogrebnyak menderita cedera.

Penampilannya yang gemilang selama putaran final berbuah manis. Sejumlah klub besar Eropa kini mengincarnya. Ada dua klub yang serius mengincarnya, yakni Barcelona (Spanyol) dan Glasgow Celtic (Skotlandia). Spartak memberi banderol pemain berusia 26 tahun itu 8 juta pound sterling atau sekitar Rp 144 miliar dan dikabarkan pelatih baru Barca, Pep Guardiola, sangat tertarik membelinya.

Manajer Celtic Gordon Strachan menyatakan sudah menganggarkan 6 juta pound sterling atau sekitar Rp 108 miliar untuk memboyong Pavlyuchenko.

Meski mematok harga, Spartak tampaknya enggan menjual pemain bintangnya. Pelatih Spartak, Stanislav Cherchesov, jauh-jauh hari menyatakan bakal mempertahankan Pavlyuchenko. "Roman (Pavlyuchenko) terikat kontrak hingga musim panas 2011," ujar seorang juru bicara Spartak. "Kami belum menerima tawaran dari mana pun, tapi kami sadar banyak klub tertarik kepada Roman karena dia pemain yang bagus."

Strachan kepincut kepada Pavlyuchenko karena dialah yang mengubur Celtic di Liga Champions musim lalu.

Rencana Celtic itu didukung oleh mantan pemain Rusia, Andrei Kanchelskis. Mantan gelandang Glasgow Rangers, pesaing terberat Celtic, itu mengatakan Celtic tak keliru mengincar Pavlyuchenko.

"Dia (Pavlyuchenko) salah satu pemain yang saya kagumi. Celtic akan membeli pemain bagus. Dia pemain muda dengan banyak keinginan. Dia pintar, secara teknik brilian dan memiliki visi yang bagus," ujar Kanchelskis.

Pavlyuchenko memulai karier profesionalnya di klub divisi II, Dynamo Stavropol, pada 1999. Namun, kemampuannya mulai dilirik ketika pindah ke Rotor Volgograd setahun kemudian. Selama di Rotor, ia dipanggil memperkuat tim Rusia usia 21 tahun.

Gol demi gol lahir ketika ia pindah ke Spartak pada 2003. pada musim pertamanya, ia menjaringkan 10 gol. Pada 2006, ia menjadi pencetak gol terbanyak Liga Rusia dengan 18 gol dan setahun kemudian meraih penghargaan serupa bersama pemain FC Moscow, Roman Adanmov, masing-masing dengan 14 gol. Bersama Spartak, ia menjaringkan 67 gol dalam 130 pertandingan.

Pavlyuchenko jugalah yang membawa Spartak meraih kemenangan pertama dalam 23 penampilan di Liga Champions ketika mengalahkan Sporting Lisbon (Portugal) 3-1 pada musim 2006/2007. BERBAGAI SUMBER | SAPTO YUNUS

BIODATA

Nama: Roman Pavlyuchenko
Lahir: Mostovskoi, 12 Desember 1981
Nomor punggung: 19
Posisi: Penyerang
Tinggi/berat: 188 cm/78 kg
Klub: Spartak Moscow

KARIER
1999/2000: Dynamo Stavropol
2000-2003: Rotor Volgograd
2003-sekarang: Spartak Moscow

PENGHARGAAN
2003: Juara Piala Rusia
2006: Top scorer Liga Primer Rusia (18 gol)
2007: Top scorer bersama Roman Adanmov (14 gol)

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X