Mahasiswa Unas Demo di Mabes Polri


Grafis Terkait

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekitar 50 mahasiswa Universitas Nasional berunjuk rasa di depan Markas Besar Kepolisian RI. Mereka menuntut pertanggungjawaban Mabes Polri intuk menyelesaikan kasus pelanggaran hak asasi manusia dan tindakan represif aparat.

"Mereka harus bertanggung jawab atas apa-apa yang terjadi di kampus Unas, terhadap pengrusakan dan penyerbuan ke kampus kami," kata Yadi, salah satu orator dalam aksi tersebut.

Mereka tiba di Mabes Polri sekitar pukul 16.15 WIB dengan menggunakan dua metro mini. Mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Universitas Nasional itu membawa spanduk besar bertuliskan delapan tuntutan mereka antara lain membebaskan mahasiswa Unas dan mengusut penyerbuan aparat ke kampus mereka pada 24 Juni lalu. Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Unas Eko Sugiyanto juga ada dalam aksi itu.

Mereka juga membawa karangan buka bertuliskan "turut berduka cita bung Maftuh Fauzi". Maftuh adalah korban pemukulan polisi yang meninggal setelah dirawat di rumah sakit.

Mereka menuntut polisi mengusut tuntas kasus Maftuh Fauzi. "Penyebab kematian Maftuh telah direkayasa," katanya.

Tak ada penjagaan aparat dalam aksi tersebut. Kepala Polsek Kebayoran Baru Komisaris Polisi Dicky Sondani hanya mengawasi aksi yang berlangsung persis di depan kantor Kepala Polri tersebut. Menjelang maghrib mereka bubar dan meninggalkan karangan bunga di depan Mabes Polri. Desy Pakpahan-TNR

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X