Topik
83 Persen Perusahaan Properti Multi Nasional Bertahan di Asia Pasifik
TEMPO Interaktif, Singapura:Sekitar 83 persen perusahaan properti multi nasional di Asia Pasifik menyatakan tetap bertahan atau meningkatkan rencana pertumbuhan mereka. Dalam rilis yang dipublikasikan analis properti Jones Lang LaSalle, Indonesia menduduki peringkat keenam sebagai negara tujuan ekspansi usaha.
Chief Executive Officer Regional Business Lines and Corporate Jones Lang LaSalle, John Forest, menuturkan analisa perusahaannya tak melihat adanya pengaruh krisis kredit perumahan sekunder di Amerika Serikat terhadap Asia Pasifik.
"Kami masih melihat banyak permintaan terhadap ruang kosong," kata dia dalam surat elektronik yang diterima Tempo, Selasa (24/6). Bahkan sekitar 28 persen perusahaan itu mempertimbangkan percepatan ekspansi operasi mereka di Asia Pasifik.
Kendati demikian, lanjut Forest, ketidakpastian situasi ekonomi di Asia Pasifik telah memaksa perusahaan untuk lebih efisien dalam mengelola pertumbuhan perusahaannya. Dia mencontohkan perusahaan multi nasional akan menggunakan jasa outsourcing untuk pengelolaan real estat atau mendesain ulang kantor.
Survei Jones Lang LaSalle menunjukkan Cina tetap menjadi tujuan utama rencana pertumbuhan perusahaan multi nasional Asia Pasifik tahun ini. Disusul oleh India dan Vietnam. RIEKA RAHADIANA
Web via