Polisi Bebaskan Lagi Lima Mahasiswa
TEMPO Interaktif, Jakarta:Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Rabu malam ini (25/6) membebaskan lagi lima mahasiswa dan satu orang yang mengaku wartawan.
Polisi juga membebaskan tiga pelajar yang sempat ikut ditahan setelah aksi demo kemarin yang berakhir rusuh.
Mereka yang dibebaskan pada Rabu malam ini adalah lima mahasiswa Jambi: Agus Wandi, Suhaedir, Komaruddin, Yuli Zuardiman dan Syafrudi. "Katanya kami tidak terbukti terlibat merusuh," kata Syafrudi. Seorang lagi adalah Septi Yadi, yang mengaku wartawan, dibebaskan Rabu sore.
Kata Syafrudi, dia dan empat rekannya dari Jambi datang untuk bergabung dengan unjuk rasa 24 Juni. Mereka tergabung dalam sebuah kelompok mahasiswa asal Jambi.
"Masih ada empat yang tengah kami dampingi," kata Sarmanto Tambunan, kuasa hukum dari Tim Advokasi Mahasiswa Anti Kenaikan BBM. Keduanya adalah Jeffry Silalahi dan Andi Rahmat, yang baru dijemput polisi pada Rabu malam.
Dua lagi, sudah menjadi tersangka pasal pengeroyokan, adalah alumnus Universitas Mpu Tantular, Marsahala Napitupulu dan Romson Poskoro Purba, penduduk Medan. "Mereka sudah ditahan," kata Sarmanto.
Sarmanto sedang memastikan kenapa wajah Jeffry terluka. "Katanya dipukuli, tapi belum jelas kenapa," ujarnya. Ibnu Rusydi