Saudi Tahan 520 Militan
TEMPO Interaktif, RIYADH:Pemerintah Arab Saudi, Rabu (25/6), mengumumkan telah meringkus 701 tersangka teroris yang diduga terkait jaringan Al-Qaidah. Dalam sebuah siaran di televisi nasional, jurubicara Departemen Dalam Negeri menyatakan dari 701 tersangka itu 181 dilepas dengan alasan tak terbukti memiliki kaitan dengan Al-Qaidah. Adapun 520 sisanya masih ditahan.
"Itu semua adalah tahanan baru," kata Sang Jurubicara. Dikatakannya para militan itu hendak menciptakan "huru-hara" di negeri kaya minyak itu. Disebutkan pula bahwa para pemimpin milisi itu tinggal di luar Saudi.
Kerajaan Saudi diguncang kekerasan gerilyawan terkait Al-Qaidah sejak 2003. Lebih seratusan tersangka sudah di tahan di sana. Pemimpin Al-Qaidah Usamah Bin Laden lahir di negeri itu.
AP | DRE
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Kementerian Kehutanan Gandeng TNI untuk Merehabilitasi Hutan
- 150 Tahun Pastur Van Lith Dirayakan
- Australia Kembangkan Gas Dari Kotoran Babi
- WHO Antinegosiasi Dengan Industri Tembakau
- Luthfi Hasan Diduga Punya Tanah 2 Hektare di Bogor
- Freeport Berhenti, Negara Rugi US$ 1,82 Juta/Hari
- Dahlan Iskan: KJS Ditolak, Askes Dievaluasi













