Rahasia Orang Dalam


TEMPO Interaktif, Jakarta: Komunitas Turki di Jerman menyebut partai semifinal antara Turki dan Jerman besok sebagai "pertandingan abad ini". Salah seorang pemain yang membawa harapan buat warga Turki di kedua negara adalah Hamit Altintop, pemain Turki yang tampil mengejutkan di turnamen ini.

Pemain berusia 25 tahun ini bakal menjadi andalan pelatih Fatih Terim ketika banyak pemainnya tak bisa turun di semifinal melawan Jerman. Pemain yang merumput di Bayern Muenchen ini adalah pemain serbaguna. Terim kerap memasangnya di posisi berbeda, kadang sebagai bek dan di lain waktu sebagai gelandang.

Hamit dikenal dengan tendangan jarak jauhnya yang keras, seperti yang ia perlihatkan di Bayern musim lalu. Ia menjaringkan gol pertamanya di Bayern lewat tendangan bebas saat timnya berhadapan dengan juara Brasil, Sao Paulo. Saat itu Bayern menang 2-1.

Dalam pertandingan perempat final melawan Kroasia, saudara kembar Halil Altintop--pemain klub Bundesliga Schalke 04--ini seperti tak pernah lelah sepanjang pertandingan. Statistik menunjukkan, ia menjelajah hingga sejauh 14.216 kilometer dalam pertandingan itu. Pantaslah kalau malam itu ia dinobatkan sebagai pemain terbaik.

Seperti layaknya anak kembar, persaudaraan antara Hamit dan Halil sangat erat. Meski Halil tak masuk skuad Turki di Euro 2008, komunikasi di antara mereka tetap terjalin. "Kami sering berbicara lewat telepon, terkadang tiga atau empat kali sehari. Sebenarnya dia berharap masuk tim. Tapi dia senang dengan kesuksesan saudara kembarnya," ujarnya.

Kembar Altintop lahir di Gelsenkirchen, Jerman, pada 8 Desember 1982. Hamit lebih tua 10 menit dari Halil. Ayahnya adalah pekerja imigran asal Turki. Pada umur 18 tahun, mereka bergabung dengan klub SG Wattenscheid 09. Pada 2003, Hamit hijrah ke Schalke 04, sedangkan Halil ke Kaiserslautern.

Setelah tiga tahun di Schalke 04, Hamit bergabung dengan Bayern Muenchen. Sedangkan Halil pindah ke Schalke 04 pada 2006.

Lantaran bermain di Liga Jerman sejak awal kariernya, Hamit dianggap sebagai "orang dalam" yang mengetahui rahasia para pemain Jerman, khususnya pemain Bayern. Maklum, ada lima pemain Bayern di tim Jerman, yakni Miroslav Klose, Lukas Podolski, Philipp Lahm, Marcell Jansen, dan Bastian Schweinsteiger. Kelimanya masuk skuad utama Tim Panser.

Pelatih dan pemain Turki kerap mengorek informasi tentang pemain Jerman dari Hamit. "Ada lima pemain Bayern di tim Jerman dan kami selalu membicarakan mereka dengan Hamit. Hamit akan terus memberikan informasi tentang mereka pada kami," ujar striker Turki, Semih Senturk.

Hamit sadar betul posisinya itu. "Kami tahu harus menangani Michael Ballack secara khusus kalau mau ke final. Dan, tentu saja, begitu juga terhadap pemain Bayern," ujar Hamit, yang sering berkirim pesan pendek kepada pemain Bayern lainnya selama turnamen.

Menurut dia, kunci keberhasilan Turki adalah semangat dan gairah bermain. "Ada semangat luar biasa di dalam tim. Kami saling menghormati serta jujur dan terbuka satu sama lain," tuturnya. BERBAGAI SUMBER | SAPTO YUNUS

BIODATA
Nama: Hamit Altintop
Lahir: Gelsenkirchen, Jerman, 8 Desember 1982
Tinggi/berat: 183 cm/82 kg
Posisi: Gelandang
Nomor: 8
Klub: Bayern Muenchen

KARIER
2000-2003: Wattenscheid 09
2003-2007: Schalke 04
2007-sekarang: Bayern Muenchen

PRESTASI
Bayern Muenchen
2007: Juara Piala Super Jerman
2008: Runner-up Bundesliga, Juara Bundesliga, Juara Piala Jerman

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X