Gol Terindah dalam Hidup Senna


TEMPO Interaktif, : Marcos Senna menjaringkan gol indah saat Villarreal mengalahkan Real Betis 1-0 dalam La Liga pada 27 April lalu. Senna, yang berada di dalam lingkaran garis tengah, melambungkan bola ke arah gawang. Tanpa diduga bola itu bersarang di gawang Real Betis.

"Itu adalah gol terbaik dalam hidup saya karena gol itu bukan cuma indah, tapi juga penting," kenang Senna.

Bahkan gelandang Spanyol yang lahir di Sao Paulo, Brasil, ini tak menduga bisa mencetak gol seindah itu. Sebab, sebelumnya ia tak pernah menjaringkan gol dari tengah lapangan.

Saat itu Senna sangat berharap pelatih Spanyol, Luis Aragones, menyaksikan pertandingan tersebut. "Saya harap Luis Aragones melihat gol itu di televisi," kata pemain berusia 31 tahun ini. "Saya ingin mencetak gol seperti itu di Euro 2008, tapi untuk mencetaknya saya harus masuk skuad," tuturnya.

Harapan Senna akhirnya menjadi kenyataan. Aragones membawanya ke Austria-Swiss, meski hanya sekali tampil di babak kualifikasi. Senna menjadi salah satu andalan tim Matador di lini tengah sebagai pengatur serangan.

Pemain yang bernama lengkap Marcos Antonio Senna da Silva ini menghabiskan sebagian besar karier sepak bolanya di tanah kelahirannya, Brasil. Ia mengawali karier profesional di klub Rio Branco pada 1997. Dua tahun kemudian ia hijrah ke klub America, sebelum pindah ke Corinthians setahun berikutnya.

Ia hanya bertahan setahun di klub itu dan pindah lagi ke Juventude. Pada 2002, Senna bergabung dengan Sao Caetano. Pada tahun yang sama ia mencoba peruntungan di Villarreal (Spanyol) hingga sekarang.

Senna menghadapi banyak kendala sejak tiba di Spanyol. Pada bulan-bulan awal di Villarreal, ia menderita cedera lutut serius. Ini menyulut spekulasi Senna bakal tidak lama merumput di La Liga. Ketika sudah sembuh dan bermain lagi, ia malah dihukum tak boleh bermain selama tiga bulan karena positif melakukan doping.

Ia dikenal dengan umpan-umpan dan tendangan jarak jauhnya yang akurat. Senna juga spesialis tendangan penalti, seperti yang ia buktikan ketika Spanyol menyingkirkan Italia di perempat final lewat adu penalti. Ia ikut mengantar Villarreal untuk pertama kalinya ke semifinal Liga Champions 2005/2006.

Setelah tinggal empat tahun di Spanyol, Senna mendapat kewarganegaraan Spanyol pada awal 2006. Ia masuk skuad Spanyol di Piala Dunia 2002.

Sebelum musim 2006/2007 bergulir, Manchester United berniat merekrutnya, tapi tidak tercapai kesepakatan di antara kedua tim. Sebagai gantinya, MU membeli Owen Hargreaves dari Bayern Muenchen, yang memiliki gaya bermain seperti Senna.

Sepupu mantan pemain Brasil, Marcos Assuncao, ini terkenal sangat disiplin dalam berlatih karena ia tahu posisinya di tim Spanyol sewaktu-waktu bisa direbut oleh Xabi Alonso dan Cesc Fabregas. l BERBAGAI SUMBER | SAPTO YUNUS

BIODATA

Nama: Marcos Antonio Senna da Silva
Tempat dan tanggal lahir: Sao Paulo, Brasil, 17 Juli 1976
Tinggi/berat: 177 cm/70 kg
Posisi: Gelandang
Nomor: 19
Klub: Villarreal

KARIER
1997-1999: Rio Branco (Brasil)
1999-2000: America (Brasil)
2000-2001: Corinthians (Brasil)
2001: Juventude (Brasil)
2002: Sao Caetano (Brasil)
Sejak 2002: Villarreal (Spanyol)
Sejak 2006: Tim nasional Spanyol

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X