Gara-gara Spanyol ke Final, Industri Film Porno Bangkrut


TEMPO Interaktif, Jakarta: Selain suporter Rusia yang kecewa, ternyata ada juga pihak lain yang tak senang akan kesuksesan Spanyol menembus final Euro 2008: industri film porno!

Para pengusaha film syur ini mengaku rugi lantaran para lelaki di Spanyol lebih memilih menonton televisi ketimbang memelototi film-film biru dalam festival film erotis yang tengah digelar di Madrid.

Selama tiga hari, hanya sekitar 15 ribu orang saja yang mengunjungi Festival Film Erotis Barcelona (FICEB), anjlok untuk pertama kalinya sejak festival itu diadakan pada 1992. Padahal pada edisi sebelumnya, yang menampilkan para penari telanjang bertubuh montok dan penampilan bintang porno papan atas, festival tersebut mampu mendatangkan 50 ribu orang.

Direktur FICEB Juli Simon menyalahkan faktor menurunnya animo penonton itu, karena pembukaan festival berbarengan dengan melajunya Spanyol ke final Euro 2008, setelah mengalahkan Rusia 3-0. Partai ini ditonton 17 juta pasang mata, yang menjadi rekor baru di Spanyol.

"Sepakbola salah satu hal yang dapat berkompetisi dengan seks," kata Simon kepada stasiun televisi Telecinco. Lebih 60 dari perusahaan film yang hadir dalam festival kali ini menampilkan pertunjukan seks secara langsung dan upacara penghargaan untuk berbagai kategori film porno.

Spanyol akan menghadapi Jerman, Minggu (29/6), di final Euro 2008. Mereka mencapai final terakhir pada Piala Eropa 1964 dengan mengalahkan Rusia (dulu Uni Soviet), tropi semata wayang yang pernah mereka raih dalam turnamen-turnamen besar.


AFP/Bobby

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan