Presiden Resmikan Proyek Energi dan Infrastruktur di Kalimantan Timur
TEMPO Interaktif, Samarinda:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono siang ini akan meresmikan proyek-proyek infrastruktur bidang energi dan pekerjaan umum di Kalimantan Timur.
Sejumlah proyek yang diresmikan Presiden adalah Lapangan Gas dan Kondensat Sisi, Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tenggarong, Gardu Induk 150 kV Embalut, Gardu Induk 150 kV Tenggarong, Bendungan Manggar Balikpapan, Rumah Susun Sederhana Sewa Nunukan, Sistem Penyediaan Air Minum Sepaku Penajam Paser Utara, Melak Kutai Barat, Malinau Selatan dan Loa Janan Kutai Kartanegara.
Peresmian proyek-proyek energi ini juga akan diikuti sejumlah penandatanganan kontrak empat proyek kelistrikan, yaitu PLTU 3 Bangka Belitung (2x25 MW), PLTU 2 Papua (2x10 MW), PLTU Kalimantan Selatan (2x65 MW), dan PLTU Sulawesi Selatan (2x50 MW).
Presiden juga akan menandatangani kontrak penjualan gas, yaitu gas sales agreement antara Total E&P Indonesia dengan Perusahaan Daerah Kutai Kertanegara dan gas sales agreement antara Total E&P Indonesia dengan Konsorsium Pembeli LNG Domestik (PT PGN, Pertamina dan PT PLN).
Dalam kesempatan ini juga Presiden akan menandatangani MoA antara Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen ESD dengan Total E&P Indonesia tentang Kerjasama Kajian Bersama Pengembangan Pilot Poject Carbon Capture Storage dan Coal Bed Methane di Blok Mahakam.
Terakhir Presiden akan menandatangani Piagam Kesepakatan Bersama antara Departemen Kehutanan dengan PT PLN tentang sinergi pembentukan desa mandiri di sekitar hutan.
Dalam Kunjungan Kerja ke Kalimantan Timur ini Presiden didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie, Menteri Negara Perumahan Rakyat Yusuf As'yari, Dirut PLN Fakmi Muktar, Dirut Bank Mandiri Agus Martowardoyo, dan Direktur Utama Pertamina Ari Soemarno.
Anton Aprianto