Pasokan Listrik di Jakarta Krtitis
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pasokan listrik untuk wilayah Jakarta kembali berkurang 150 megawatt pada 11-25 Juli. Pengurangan pasokan tersebut akibat penghentian sementara suplai gas dari BP West Java pada Jumat (4/7).
Manajer Bidang Distribusi PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tanggerang Budi Nugroho mengatakan, suplai gas berkurang akibat perawatan rutin fasilitas BP West Java. "Karena ada perawatan rutin," katanya, Jumat (4/7). Gas dari BP dialirkan ke Pembangkit Muara Karang dan Priok.
PLN, kata dia, akan mengoperasikan kedua pembangkit itu dengan menggunakan bahan bakar minyak. Namun, tidak semua peralatan bisa dioperasikan dengan minyak. "Akibatnya terjadi penurunan kemampuan pembangkit dan menyebabkan difisit sebesar 150 megawatt," ujarnya.
AGUNG SEDAYU
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Bisnis
- Kabar Coronavirus Belum Pengaruhi Perjalanan Umroh
- Pengusaha Mebel Ingin Kepastian Harga BBM
- SBY Masih Rahasiakan Soal Menteri Keuangan Baru
- Pasar Kosmetik Ditargetkan Tembus Rp 11 Triliun
- Hatta Tanda Tangani Surat Pemberhentian Oknum Pajak
- ASEI Raih Peringkat BBB- Dari Fitch Ratings
- Merek Asli Indonesia Bakal Bangkit Lagi













