Nasib Spike Masih Menunggu Hasil Tes Darah

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kelangsungan hidup Spike, anjing yang menghabisi nyawa seorang bocah di Cengkareng Rabu (25/6) lalu, tergantung hasil tes darah.

Kini, anjing itu masih meringkuk di Balai Konservasi Hewan di Ragunan, Jakarta Selatan.

Menurut Kepala Seksi Pengawasan dan Penertiban Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Barat, Moris Sihombing, anjing jenis Rottweiler bisa dimusnahkanjika ternyata mengidap rabies atau penyakit lainnya. "Kami lihat dulu hasilnya," kata dia ketika dihubungi Tempo, hari ini. Hasil tes uji darah itu, kata Moris baru akan diambil Senin (7/7) besok.

Jika ternyata anjingnya sehat, maka pemilik anjing bisa memeliharanya kembali atau bisa dipelihara oleh pecinta satwa.

Spike dibawa ke Balai Konservasi Hewan setelah sebelumnya menggigit seorang balita bernama Amelia Handayani, satu tahun enam bulan hingga tewas di Cengakreng, Jakarta Barat.Muhammad Nur Rochmi