Kalla Minta Sistem Keselamatan Penerbangan Diperbaiki

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden M. Jusuf Kalla meminta sistem keselamatan penerbangan dibenahi untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang hingga 50 juta orang pertahun.

Saat ini, kata dia, jumlah pengguna jasa penerbangan mencapai 34 juta orang pertahun. Dalam beberapa tahun mendatang, jumlahnya diperkirakan akan meningkat menjadi 50 juta orang.

"Itulah kenapa kita harus mempersiapkan diri untuk pelayanan, sistem keselamatan dan peningkatkan traffic penerbangan," kata Kalla dalam Konferensi Penerbangan, Senin (7/7).

Prediksi peningkatan jumlah penumpang ini, ia melanjutkan, adalah tantangan untuk memperbaiki sistem, termasuk kemampuan pilot. Keselamatan penerbangan tergantung pada pilot sebagai satu bagian sistem keamanan. "Nyawa 34 juta orang penumpang sekarang juga tergantung pilot," katanya.

Namun, selain pilot, keselamatan juga tergantung pada perawatan pesawat, dan perbaikan sistem penerbangan.

Hadir dalam konferensi itu Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal, Direktur Internasional Federation Airlines and Pilot Association Carlos Simon, dan Direktur Utama Garuda Indonesia Persero Emir Syah Satar.

Sementara itu, Jusman mengatakan, perbaikan sistem keselamatan antara lain dilakukan dengan menambah kemampuan dan pengetahuan pilot. Ninin Damayanti