Pengumuman Kelulusan Ujian Masuk SMP Molor
Topik
TEMPO Interaktif, Bekasi:Pengumumam kelulusan ujian masuk sekolah menengah pertama (SMP) Kota Bekasi, Rabu (9/7) ditunda. Semestinya pukul 09.00, molor hingga pukul 14.00- 17.00 WIB.
Penundaan pengumuman dengan sistim terbuka di depan sekolah itu membuat sejumlah wali murid panik. "Saya curiga ada rekayasa kelulusan," kata Ny. Yuni, ketika mendampingi putrinya Mega, di depan SMP Negeri 3 Kota Bekasi.
Dia mengaku mendapat undangan dari SMP Negeri 3, yang menyampaikan pengumuman dilaksanakan pukul 09.00 WIB. Tetapi setelah menunggu lama, daftar nama-nama peserta ujian masuk seolah tidak juga ditempelkan.
"Padahal saya menunggu sejak pukul 08.00 WIB," katanya.
Keluhan serupa juga disampaikan Ny. Tatik, orang tua calon siswa lainnya, mengaku kesal karena tidak ada penjelasan alasan penundaan pengumaman. Sementara mereka tidak dibolehkan masuk ke dalam area sekolah.
"Kami hanya diberi tahu kalau daftar peserta lulus paling cepat keluar pukul dua siang," katanya.
Dari pantauan Tempo, penundaan pengumuman kelulusan itu terjadi di semua SMP Negeri Kota Bekasi. Seperti di SMP Negeri 1 Kota Bekasi, para orang tua siswa yang sejak pagi menunggu satu persatu pulang setelah membaca pengumuman penundaan kelulusan yang digantung di pagar sekolah.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Bekasi Sumirgo, menampik tudingan adanya rekayasa kelulusan peserta ujian masuk SMP.
Penundaan terjadi karena persoalan teknis. Hasil kelulusan calon siswa SMP baru diterima Dinas Pendidikan dari tim independen Provinsi Jawa Barat pukul 08.00, dan didistribusikan ke masing-masing sekolah pukul 09.00 WIB.
"Jadi wajar kalau diumumkan siang, bahkan sekolah yang banyak peminatnya bisa jadi baru diumumkan pukul 17.00 WIB," katanya.
Jumlah pendaftar ujian masuk SMP Negeri di Kota Bekasi mencapai 32 ribu orang. Dengan jumlah lembaga pendidikan sebanyak 38 unit.
(Hamluddin)
Komentar (1)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Lepas Empat Istrinya, Eyang Subur Tak Perlu Cerai
- Muslim Myanmar Hanya Boleh Punya 2 Anak
- Djokovic Bisa Jegal Nadal di Semifinal
- Saksi Penyerangan Cebongan Tak Mau Beri Keterangan
- MI5 Dituding Coba Rekrut Tersangka Kasus Woolwich
- Bupati Aceh Utara Dianggap Berpikiran Sempit
- FOTO: Pamer Aksi Bintang Dunia di Singapura
Berita Utama Metro
- Jokowi: KJS untuk Rakyat Bawah, Jangan Diganggu
- Dua Kelompok Napi Salemba Bentrok
- Akan Diinterpelasi Soal KJS, Jokowi: Siap Grak!
- Lulus 100 Persen, Siswa SMAN 8 Ingin Traktir Guru
- Jokowi: Pejabat Dilarang Menerima dan Menjanjikan
- Jokowi: Rumah Dinas Lurah dan Camat Akan Dicabut
- Jakarta Bakal Punya Pedestrian Melayang













