PLN Uji Coba Lampu Hemat Energi di Kudus
TEMPO Interaktif, Semarang:PT PLN Distribusi Jawa Tengah melakukan uji coba penggunaan lampu hemat energi di Kabupaten Kudus. Lampu yang dibagikan kepada masyarakat tersebut berdaya 3-18 watt tapi memiliki daya terang seperti lampu berkekuatan 25-40 watt.
"Pembagian lampu hemat energi ini bagian dari salah satu cara untuk menghemat energi. Dengan terang yang sama, tapi wattnya lebih kecil," kata Manajer Humas, Hukum dan Administrasi PT PLN Distribusi Jawa Tengah-DIY Endro Yulianto kepada Tempo hari ini.
Endro mengatakan uji coba ini hanya dilakukan di tiga travo. "Kita lihat saja nanti apakah program ini terbukti mengurangi penggunaan energi," ucap Endro. Endro memperkirakan hasil uji coba itu baru bisa diketahui dua pekan mendatang.
Jika lampu hemat energi ini terbukti mengurangi beban daya listrik, maka PT PLN Jawa Tengah akan melakukan program ini di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Endro mengatakan saat ini banyak sekali masyarakat yang masih menggunakan lampu balkon yang menyedot setrum sangat besar. Lampu balkon ini biasanya berbentuk lonjong seperti jari-jari. PLN akan menukar lampu balkon ini dengan lampu yang hemat energi, sedangkan lampu balkon tersebut akan dipecah.
Menurut Endro, beban daya listrik di Jawa Tengah sangat besar dibandingkan daya listrik yang dihasilkan dari beberapa pembangkit. Beban puncak pemakaian listrik di Jawa Tengah-DIY mencapai 2.590 megawatt, sedangkan produksi listrik dari beberapa pembangkit, seperti Tambaklorok Semarang, PLTU Cilacap, PLTGU Jepara, Dieng, Mrica hanya 1.700–1.800 megawatt.
Rofiuddin