Topik
Malang Siapkan Rp 3 Miliar untuk Antisipasi Jamkesmas
TEMPO Interaktif, Malang:Pemerintah Kabupaten Malang menganggarkan Rp 3 miliar untuk keluarga miskin yang baru mendaftar progam Jaringan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) tahun 2008.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Agus Wahyu Arifin, dana Rp 3 miliar dipakai andai Departemen Kesehatan tidak menerima seluruh pendaftar yang datanya telah disusulkan Pemerintah Kabupaten Malang. Hingga kemarin, pendaftar baru berjumlah 2.918 keluarga atau 10.191 jiwa.
"Sebenarnya dana itu untuk KLB (kejadian luar biasa) dan bencana alam. Kalau kemudian duitnya terpakai buat Jamkesmas, maka akan diganti dalam DPA (daftar perubahan anggaran). Kami tak bisa menjamin seluruh pendaftar baru diterima sebagai peserta Jamkesmas 2008, maka sebagai antisipasinya kami siapkan dana block grant Rp 3 miliar," kata Agus, Rabu (16/7).
Jika ditambahkan dengan kuota peserta Jamkesmas yang terdaftar dalam Surat Keputusan Bupati Malang Nomor 18/27/Kep/421.013/2008 tentang Penetapan Jumlah Penduduk Miskin 2007, sebanyak 552.982 jiwa, maka jumlah peminat Jamkesmas 2008 berjumlah 563.173 jiwa dari 165.259 keluarga.
Agus meyakinkan bahwa pihaknya akan mengupayakan seluruh pendaftar baru diterima sebagai peserta Jamkesmas 2008. Kalau ditolak Departemen Kesehatan, pihaknya akan berusaha memastikan mereka menjadi peserta Jamkesmas 2009.
Anggaran Rp 3 miliar itu sesungguhnya hanya cukup untuk membiayai cuci darah 57 pasien miskin penderita gagal ginjal, mulai Juli hingga Desember mendatang. Setiap pasien mencuci darah dua kali dalam sepekan. Sekali cuci darah Rp 650 ribu.
Abdi Purmono