Menteri Perhubungan Tegur Maskapai Pecah Ban
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal meminta perusahaan penerbangan melakukan evaluasi atas insiden pecah ban pesawat. "Kepada Garuda saya meminta pengertiannya dan sungguh-sungguh, karena Garuda acuan standar keselamatan penerbangan di Indonesia," ujarnya, Kamis (24/7).
Pada Rabu (23/7), pesawat Garuda dan Batavia secara bersamaan mengalami pecah ban di lokasi berbeda. Pesawat Boeing 737-400 Garuda dari Jakarta tujuan Banjarmasin pecah ban sesaat setelah mendarat di Bandar Udara Syamsudin Noor. Sedangkan pesawat Boeing 737-200 Batavia dari Jakarta mengalami hal yang sama ketika mendarat di Pelabuhan Udara Depati Amir, Pangkalpinang.
Jusman meminta, manajemen Batavia Air melakukan peremajaan pesawat Boeing 737-200. Selain karea faktor usaha, konsumsi bahan bakar pesawat itu dinilai sangat boros. Departemen Perhubungan, kata dia, mengutus tim dari inspektorat untuk melakukan pengusutan kasus tersebut.
HARUN MAHBUB