50 Persen Irigasi di Jawa Barat Rusak

TEMPO Interaktif, Subang:Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengeluhkan kondisi infrastruktur pendukung produksi padi di Jawa Barat yang kondisinya kurang memadai.

"5O persen jaringan irigasi di Jawa Barat harus diperbaiki," kata Ahmad saat menyampaikan laporan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Pekan Padi Nasional III di Subang, Jawa Barat, Kamis (24/7)

Perbaikan kondisi irigasi ini, lanjutnya, untuk memenuhi target produksi padi Jawa Barat tahun 2008. Tahun ini produksi padi di Jawa Barat ditargetkan 10,55 juta ton atau bertambah 550 ribu ton dari tahun 2007. Jumlah ini dihasilkan di lahan seluas 1,8 juta hektar.

Untuk memenuhi target itu, produktivitas petani minimal 5,7 ton per hektare dengan kebutuhan benih sebanyak 4,6 juta ton. "Sarana prasarana, pupuk, alat pascapanen, pengeringan dan pergudangan juga harus dibenahi untuk memenuhi target itu," katanya.

Namun, lanjutnya, di tengah tekanan alih fungsi lahan yang tinggi di Indonesia, Jawa Barat masih mampu mempertahankan prestasi sebagai lumbung padi nasional. "Tapi masyarakatnya juga masih di bawah kesejahteraan. Sebagian besar adalah petani," katanya.

Ninin Damayanti