Topik


Air Sudah Genangi Dua Kelurahan di Kota Palu

TEMPO Interaktif, Palu:Sampai Kamis Sore ini (24/7), dua kelurahan padat penduduk di Kota Palu, Ujuna dan Besusu Barat, sudah digenangi air setinggi tutut orang dewasa. Air diperkirakan akan bertambah terus karena sampai saat ini hujan masih berlangsung.

Sejumlah penduduk setempat mulai mengamankan barang-barang berharga miliknya untuk diletakkan di tempat yang lebih tinggi. Beberapa warga lainnya juga terlihat memperbaiki tanggul dan menumpukinya dengan batu, atau menutup lubang dengan pasir yang dimasukkan ke dalam karung.

Ramlah (43), warga Kelurahan Ujuna, mengaku khawatir dengan keadaan tersebut. Apalagi kondisi langit Kota Palu selama empat hari terakhir nyaris tak terlihat matahari dan seringkali turun hujan deras sangat panjang.

"Kami sangat mengkhawtirkan terjadi banjir bandang seperti keadaan Mei 2007 lalu, mengingat hujan deras hingga kini belum berhenti," tuturnya.

Kelurahan Ujuna, Kelurahan Baru, dan kawasan Maesa merupakan daerah di Kota Palu yang menjadi langganan banjir yang hampir terjadi setiap tahun. Sebab, wilayah ini berada dekat dengan bantaran Sungai Palu.

Dua kelurahan tersebut cepat digenangi air karena rendahnya permukaan tanah. Beberapa bagian tanggul pengaman kondisi fondasinya tidak kuat dan mengakibatkan terjadi penurunan serta retak, sehingga mudah diterobos air sungai.

Walikota Palu Rusdi Mastura, yang kini sudah berada di lokasi, minta kepada penduduk yang bermukim di bantaran Sungai Palu meningkatkan kewaspadaannya atas kemungkinan terjadi banjir. Saat ini curah hujan di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Tengah sangat tinggi.

"Saya imbau semua penduduk yang tinggal di bibir Sungai Palu meningkatkan kewaspadaannya, mengingat debit air sungai kurun dua hari terakhir ini meningkat drastis dan berpotensi memunculkan banjir bandang," katanya. Darlis Muhammad