Harga Minyak Mentah Ideal US$ 90

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Jenderal Minyak dan Gas Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Evita Legowo mengatakan harga minyak mentah dunia idealnya US$ 90 per barel.

"Kalau saya berharap harga minyak mentah berhenti di titik US$ 90 per barel," kata Evita di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (28/7).

Ia menilai, jika harga minyak mentah di bawah US$ 90 per barel, memang baik bagi anggaran negara untuk subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Namun harga minyak mentah dunia US$ 90 per barel dinilai ideal karena tidak melemahkan pertumbuhan energi lainnya.

Pergerakan harga minyak, Evita menambahkan, diperkirakan antara US$ 90 sampai 120 per barel. Menurutnya, penurunan harga minyak saat ini dipengaruhi oleh menguatnya mata uang dolar Amerika Serikat dan mulai seimbangnya pasokan dan permintaan minyak dunia.

Saat ditanya soal kemungkinan menurunkan harga BBM subsidi seperti premium, solar dan minyak tanah, Evita mengelak. "Kalau harga minyak mentah di bawah US$ 90 per barel, nanti kami pikirkan lagi," ucapnya.

Saat ini harga minyak mentah dunia memang cenderung turun. Harga minyak mentah di New York Merchantile Exchange (NYMEX) kini US$ 123,26 per barel. Minyak mentah sempat mencapai level tertinggi yaitu US$ 147 per barel. Nieke Indrietta