Pembangkit Listrik Baru Dibangun di Sumatera Selatan

TEMPO Interaktif, Palembang:Konsorsium perusahaan negara dan swasta akan membangun dua Pembangkit Listrik Tenaga Uap Banjarsari (2x100 megawatt) di Lahat dan Bangko Tengah (4x600 megawatt) di Muara enim. Kedua pembangkit tersebut untuk menambah pasokan listrik di Sumatera.

Direktur Utama PT Bukit Asam Sukrisno mengatakan, Pembangkit Mulut Tambang Banjarsari dibangun konsorsium PT Bukit Pembangkit Innovative dengan Bukit Asam (41 persne), PT Navigat Innovative Indonesia (39 persen) dan Pembangkit Jawa-Bali (20 persen). Total investasi yang dibutuhkan sekitar US$ 239 juta . "Pengoperasian pembangkit butuh batu bara 1,15 juta ton per tahun," ujarnya pada saat menerima kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Senin (28/7).

Sedangkan Pembangkit Bangko dibangun konsorsium PT Bukit Asam, China Huandai Corp, PLN, PT Truba Manunggal Enginering Pekiraan. Total biaya diperkirakan sekitar US$ 3,70 miliar. Pengoperasian pembangkit membutuhkan batu bara 10-12 juta ton per tahun.

Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta, hambatan dalam pembangunan kedua pembangkit tersebut segera dituntaskan. Menurut dia, pembangunan sarana transportasi batu bara sepanjang 307 kilometer segera direalisasikan.

ARIF ARDIANSYAH