Topik
Infografis
Ditjen Pajak Jaring 1.200 Auditor
TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak tahun ini membutuhkan 1.200 orang tenaga auditor. Untuk memenuhi kebutuhan itu, hampir setengah dari hasil seleksi calon pegawai negeri sipil Departemen Keuangan yang diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia hari ini akan dipakai mengisi posisi auditor.
Sekretaris Jenderal Departemen Keuangan Mulia Nasution mengatakan saat ini Ditjen Pajak membutuhkan auditor berlisensi dan berpengalaman seiring peningkatan perekonomian Indonesia. "Potensi perpajakan juga harus digali. Hal itu membutuhkan sumber daya yang berlatar belakang keahlian," katanya saat memantau seleksi.
Dengan seleksi ini, pemeriksa pajak diharapkan dapat melayani pengusaha dengan baik. Ia mengatakan, penyelenggaraan tes ini sejalan dengan reformasi birokrasi di Departemen Keuangan. "Diharapkan kompetensi dapat meningkat, sehingga pegawai yang tidak kompeten di pelayanan tertentu dapat digeser," ujar dia.
Tes calon pegawai Departemen Keuangan diikuti lebih dari 59 ribu orang yang diselenggarakan di 15 kota besar Indonesia. Sebelumnya, pada tahap pertama peserta yang mengikuti pendaftaran awal mencapai lebih dari 90 ribu.
Koordinator Lokasi sekaligus Ketua Panitia Daerah Abdul Gofar mengatakan seleksi tersebut khusus untuk sarjana strata satu dan dua. Mereka akan diproyeksikan mengisi jabatan eselon empat pada 2013 nanti. "Kami akan menyaring hingga 2.500 orang," ujar Gofar.
Ia mengungkapkan, peserta untuk tes potensi akademik dari Jakarta mencapai 18.895. Sementara di Yogyakarta dan Surabaya masing-masing mencapai 14 ribu dan 5 ribu orang. Soal yang mesti dijawab sebanyak 170 buah yang terbagi menjadi 4 bagian yaitu verbal, kuantitatif, pemahaman cerita, dan bahasa Inggris. "Pengumuman hasil tesnya pada 23 Agustus nanti," kata Abdul.
Asri, salah seorang peserta ujian mengakui tes kali ini cukup sulit. "Pilihan jawabannya membingungkan, terutama bagian tes kualitatif," ujarnya. Lulusan Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini mendaftar masuk Badan Kebijakan Fiskal dan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan.
SORTA TOBING