Topik
Harga Minyak Naik US$ 4 Per Barel
TEMPO Interaktif, New York:
Harga minyak mentah naik lebih dari US$ 4 per barel pada perdagangan di New York Mercantile Exchange tadi malam (30/7).
Hal ini dipicu oleh data yang disampaikan pemerintah Amerika Serikat (AS) yang menyatakan adanya pengurangan cadangan bahan bakar sebesar 3,5 juta barel, jauh melebihi ekspektasi.
Para analis energi memberi pandangan yang berbeda terkait laporan itu. Beberapa diantaranya memperkirakan harga minyak akan naik di atas rekor bulan ini, yaitu US$ 147 per barel. Ada pula yang memperkirakan kejadian Rabu malam kemarin hanya sebuah rally dari penurunan harga sebelumnya.
Harga minyak mentah untuk pengiriman September 2008 naik US$ 4,58 ke level US$ 126,77 per barel. Sehari sebelumnya minyak sempat turun US$2,54 menjadi US$ 122,19 per barel. Pergerakan ini merupakan rally terbesar sejak 10 Juli 2008 lalu, ketika harganya naik US$ 5,60.
Laporan pemerintah AS itu memberikan alasan bagi para trader untuk mempercayai penurunan minyak sudah sangat berlebihan. "Momen bearish selama beberapa hari terakhir sudah selesai," kata Phil Flynn, analis dari Alaron Trading Corp, Chicago.
Sorta Tobing | AP