Awal Pekan, Indeks Melanjutkan Pelemahannya


Grafis Terkait

TEMPO Interaktif, Jakarta: Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, pada perdagangan pekan ini, diperkirakan masih akan melanjutkan penurunan yang terjadi akhir pekan kemarin.

"Indeks masih dalam tren menurun" kata analis pasar saham dari BNI Securities M. Alfatih hari ini.

Ia mengatakan pengaruh inflasi bulan Juli yang diluar perkiraan, masih akan menekan indeks. Jum'at kemarin, Badan Pusat Statistik mengumumkan inflasi Juli 2008 mencapai 1,37 persen, meski turun dibanding Juni yang mencapai 2,46 persen, namun angka ini tetap dianggap masih tinggi dan membuat inflasi dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi 11,9 persen.

Hal tersebut yang membuat investor cenderung menahan diri menunggu reaksi Bank Indonesia atas kemungkinan menaikkan kembali suku bunganya dari posisinya sekarang 8,75 persen.

Alfatih mengatakan saham-saham perusahaan yang sensitif terhadap suku bunga seperti saham sektor perbankan, telekomunikasi, properti dan semen, pada pekan ini punya kecenderungan untuk melemah atau tertahan.

Untuk awal pekan, Alfatih memperkirakan indeks akan bergerak di kisaran 2.200 - 2.300. Dengan kemungkinan terus menguat bila indeks bisa menembus angka 2.300.
"Kalau bisa tembus 2.300, peluang terus menguat akan besar" katanya.

Akhir pekan kemarin, IHSG ditutup melemah 55,758 poin (2,42 persen) ke posisi 2.248,75.

Ari Astri Yunita

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X