Inilah Rekaman Percakapan Adam Air yang Bikin Heboh

TEMPO Interaktif, Jakarta:Inilah dua versi transkrip sebagian isi rekaman percakapan Kapten Pilot Revri Agustian Widodo dengan kopilot Yoga menjelang jatuhnya pesawat Adam Air 737-400 di perairan Majene, Sulawesi Barat, 1 Januari 2007.

Versi Internet

Pilot (P): Ngaco. FIDS-nya (Flight Information Display System) udah, FMS-nya (Flight Management System, komputer di kokpit yang berfungsi mengatur penerbangan dari pesawat tersebut)? FMS telah mengacaukan dirinya sendiri.... Uedan opo (gila apa).... Oi, terbangnya melanglang buana'e....
K: Manual aja, Capt, ya.
P: Coba ini… apa… ee… gue pake ini aja deh terbangnya? Pake IRS-nya (Inertial Reference System) taruh di attitude.
K: Yes.
K: Masuk ke?
P: Fail aja.
K: Fail?
P: Ya, fault aja deh.
K: Fault aja ya.
P: Nih, taruh di attitude aja nih.
K: Other's more problems?
P: Attitude nggak.
K: Yang left?
P: Iya, arah angin dan heading-nya saja, masukin ini ya.
K: SELCAL dan Attitude?
P: Masukin ini.
K: Heading berapa nih, Capt? zero... zero seven nine, ya?
P: Iya, masukin ini ke atas.
K: Ini, Capt?
P: taruh NAV (Navigation) lagi.
(Terdengar suara peringatan “bank angle” di kokpit yang menandakan pesawat telah miring melewati 35 derajat dua kali).

P: Taruh NAV lagi, taruh NAV lagi....

(Terdengar suara peringatan alarm).

K: Yes?
P: Taruh NAV lagi!

(Suara “bank angle” dan alarm peringatan masih terdengar).

P: Taruh NAV lagi!
K: NAV! Oke, Capt?
P: Jangan dibelokin nih. Kita…!
K: Captain, captain, captain...!

(Terdengar suara kretek...kretek….)

K: Aduh Capt, Capt, Capt...!
P: Iya, iya...!
Kokpit: Allahu Akbar. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, mayday.... Ahhh… Allahu Akbar, mayday, mayday, Allahu Akbar!

(Suara kretek-kretek semakin keras). "Ahh... Allaaaaahu Akbaar…!" (Terdengar suara gemuruh hingga rekaman berhenti).


Versi KNKT (telah dirilis pada 25 Maret 2008)

Pilot (P): Taruh di IRS attitude.
Kopilot (K): Oke Capt.
P: Masukkan.
P: Masih fail.
K: Fail.
P: Ada fault. Pilih attitude.
K: Mengalihkan ke mode IRS.
P: Attitude left.
K: Left.
P: Setelah ini heading set, ya, masukin ya.
P: Lihat QRH. Kalau IRS nomor 2 mati, lihat ada apa.
K: IRS.
P: Navigasi, FMS (Flight Management System, komputer di kokpit yang berfungsi mengatur penerbangan dari pesawat tersebut), lihat FMS-nya.
K: IRS fault.
P: Eleven four, itu nggak fault.
K: Itu nggak fault.
P: IRS-nya salah
K: Tapi fault-nya harus dinyalakan, Capt.
P: Iya, itu nggak fault.
K: Yes, on the ground flight.
K: Yang satu ini on the ground.
K: IRS fault eleven four.
P: Itu nggak fault.
K: No, no, no.
K: Yang left bagus.
P: Ya, itulah kenapa.
P: Bisakah kita mematikan salah satu IRS?
K: Sepertinya nggak perlu.
P: Nggak ada apa-apa.
P: Nggak ada apa-apa.
K: Radial, two nine zero, yup.

(Suara peringatan “bank angle” berbunyi empat kali).

P: Taruh NAV lagi, taruh NAV lagi.
K: Yes.
P: Taruh di NAV lagi, taruh NAV lagi.

(Ada suara peringatan Altitude Deviation).

K: NAV.
P: Jangan dibelokkan! Ini heading kita.
K: Hentikan! Hentikan! Hentikan! Hentikan! Hentikan! Hentikan!

(Selanjutnya terdengar suara berdebam-debam keras terekam pada 06:59:05 UTC atau pukul 13.59 WIB).