23 Asosiasi Tolak Rencana Kenaikan Tarif Listrik


TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebanyak 23 asosiasi industri dan pengusaha meminta pemerintah segera mengambil langkah untuk mencegah rencana kenaikan tarif dasar listrik untuk industri dan usaha, Senin (4/8).

Menurut Sekretaris Jendral Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ernovian G. Ismi kenaikan tarif listrik akan semakin memberatkan pihak industri yang saat ini sedang mulai melakukan pemindahan hari kerja.

Selain itu, menurut Ismi, kalangan industri dan usaha juga sedang menghadapi persoalan meningkatnya biaya produksi pada bahan baku dan tenaga kerja. Naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) juga menyebabkan melemahnya daya beli masyarakat. "Apalagi saat ini kondisi pasar dalam negeri sangat tidak mendukung karena banjir produk impor," kata Ismi.

Direktur Regulasi Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMI) Franky Sibarani mengatakan masih ada sejumlah langkah yang bisa diambil pemerintah selain opsi menaikkan tarif listrik. Oleh karena itu pihaknya bersama dengan asosiasi-asosiasi industri yang tergabung dalam Forum Lintas Asosiasi sepakat menolak adanya kenaikan listrik. AGUNG SEDAYU

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X