Ribuan Warga Bandung Menderita ISPA

TEMPO Interaktif, Bandung:Cuaca di musim kemarau yang berubah-ubah dan polusi udara yang meninggi di Bandung membuat penderita infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) di kota ini meningkat.

Setidaknya, dalam enam bulan terakhir penderita penyakit ini tercatat 40.145 ribu orang.

“Itu yang bukan kategori pneumonia. Adapun yang terkena pneumonia dan berusia lebih dari 5 tahun, 702 orang,” kata Rita Verita, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Bandung kepada Tempo kemarin.

Menurut Rita, penyebaran penyakit ini di Bandung cukup merata. ISPA bahkan juga menyerang anak-anak dan orang dewasa. “Faktor penyebabnya adalah bakteri seperti Streptococcus pyogenes, Staphylococcus aureus, dan virus seperti mikrovirus, adenovirus,” ujarnya.

Bakteri itu, menurut Rita, muncul dari lingkungan yang kotor. Udara yang cenderung berubah-ubah dan polusi udara yang meninggi. “Gejala umumnya mirip dengan influenza” paparnya.

Karena sifatnya akut, biasanya disertai demam, pilek, batuk, dan pusing. Kalau sudah berat, biasanya juga diikuti sesak nafas. Pasien yang sudah terkena biasanya harus langsung diobati dan disarankan istirahat, makan teratur supaya lekas sembuh.

Adelheid Sidharta