Warga Hitumesing Serahkan Bom dan Senjata Api

TEMPO Interaktif, Ambon:Abdullah Pelu, Kepala Desa Hitumesing, Leihitu, Maluku Tengah, bersama tokoh masyarakat desa itu menyerahkan delapan bom rakitan dan tiga pucuk senjata api rakitan ke Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Demikian dikatakan Kepala Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ajun Komisaris Besar Didik A. Widjanarko kepada wartawan di Ambon, Rabu (6/8).

Menurut Kapolres, dari delapan bom rakitan tersebut, tiga di antaranya merupakan bom dengan daya ledak tinggi yang terbuat dari pipa besi dan lima lainnya terbuat dari botol bir berisi urea dan TNT. "Penyerahan bom dan senpi inisiatif masyarakat Hitumesing," kata Kapolres.

Penyerahan bom dan senpi tersebut terkait dengan pertikaian antara dua desa bertetangga, Desa Hitumesing dan Desa Hitulama, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah.

Menurut Kepala Desa Hitumesing Abdullah Pelu, penyerahan senpi dan bom tersebut dilakukan agar tak ada lagi pertikaian antar dua desa bertetangga yang menelan korban jiwa. "Masyarakat mau aman agar bisa mencari nafkah dengan tenang," katanya.

Mochtar Touwe