Gumulya Bersaudara Meluncur ke Babak Kedua


TEMPO Interaktif, Jakarta: Gumulya bersaudara meluncur ke babak kedua turnamen tenis internasional Mitra Kencana Women's Circuit 2008 yang berlangsung kemarin (5/8) di Pusat Tenis Kemayoran Jakarta.

Sandy Gumulya, yang juga unggulan utama, hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk mengalahkan Ashing Sumner dari Australia. Lawannya mengundurkan diri saat skor masih 2-1 untuk keunggulan Sandy. Sedangkan adiknya Beatrice Gumulya berhasil menundukkan petenis asal Korea Selatan Kim Kun Hee 7-6 dan 61.

Jejak adik-beradik itu gagal diikuti rekannya Septi Mende yang dikalahkan petenis cantik asal Thailand, Sophia Mulsap, dengan skor 3-6 1-6. Cynthia Melita asal Salatiga juga ditaklukkan petenis Vietnam Nguyen Thuy Dung lewat pertarungan ketat, 3-6, 7-5, dan 3-6.

Kejutan justru dihadirkan petenis muda tuan rumah asal Medan, Grace Sari Ysidora, yang menyingkirkan unggulan ketiga dari Thailand, Nungnadda Wannasuk, 6-3 dan 6-4. Sementara, unggulan keempat Lavinia Tananta tak berkutik di tangan dari Lutfiana Aris Budiharto, 0-6 2-6. "Saya sih main tanpa beban. Mujur saja," ujar Lutfiana, seperti yang dikutip dari situs turnamen.

Kejutan lain muncul ketika Laili Rachmawati Ulfa berhasil menudnukkan petenis Malaysia Jawariah Noordin yang semifinalis Solo Open Women s Circuit minggu lalu. Laila menang 3-6, 6-1, 2-0. Set ktiga tidak dilanjutkan karena Jawariah menyerah akibat tidak tahan panasnya udara di Kemayoran.

Di nomor ganda, Angelique Widjaja yang berpasangan dengan Liza Andriyani menang mudah dari yunironya Dina Azwar/Feronika Katarina 6-2 dan 6-0. Keduanya akan bertemu unggulan kedua Lavinia Tananta/Sophia Mulsap yang menang WO atas Olivia Rich/Ashing Summer (Australia).

Namun pasangan unggulan ketiga Beatrice Gumulya/Lutfi Aris Budiharto dikalahkan rekan senegaranya Septi Mende/Grace Sari Ysidora, 6-2 dan 6-4. Seadngkan ganda Laili Rachmawati Ulfa/Cynthia Melita menang tanpa bertanding atas pasangan gado-gado Malaysia-Indonesia, Jawariah Noordin/KarynEmeralda.


Bobby Chandra

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X