Gempa 6,6 Skala Richter Goncang Nusa Tenggara Barat

TEMPO Interaktif, Jakarta:Gempa berkekuatan 6,6 skala richter merusak 50 rumah penduduk Nangamiro, calabai dan Pekat di Nusa tenggara Barat. Gempa terjadi dua kali dan dirasakan warga Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Dompo, dua kali, Kamis (7/8) pukul 06.41 Waktu Indonesia Tengah dan pukul 07.07 Wita.

Wakil Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Nusa Tenggara Barat Heryadi Rahmat mengatakan pusat gempa pertama berada di kedalaman 10 kilometer. Pusat gempa berada 08.16 LS dan 117.74 BT atau 51 kilometer timur laut Sumbawa Besar kekuatannya 6,6 sekala Richter. Tetapi berdasar USGS kekuatannya 5,7 Mw (Regional Moment Magnitude) di posisi 08.15 LS dan 117.54 BT di daratan Nangamiro.

Gempa kedua, yaitu berdasar BMG, berada di laut berkekuatan 5,1 SR terjadinya di posisi 08.08 LS dan 117.80 BT sekitar 50 kilometer timur laut kota Sumbawa Besar atau di utara Kampung Sebaru pulau Moyo.

Satu bangunan sekolah dasar di Kelurahan Brangbara, kota Sumbawa Besar dikabarkan rusak. Seorang warga Bukit Tinggi Kelurahan Pekat Khairuddin mengatakan gempa membuat warga panik. "Genteng rumah berjatuhan. Pagar tembok kuburan runtuh," kata dia.

Heryadi mengatakan Kepala Program Buoy Tsunami Balai Teknologi Survey Kelautan BPPT Ridwan Jamaludin menyampaikan peringatan tsunami, namun, karena pantauan USGS kemudian dinyatakan aman.

Kepala Bidang Bencana Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kusdinar belum mengirimkan tim bala bantuan. Tim dikirim jika terdapat banyak laporan kerusakan.

SUPRIYANTHO KHAFID