Sektor Komoditas Masih Tekan IHSG
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia, hari ini diperkirakan masih akan mengalami tekanan akibat turunnya harga komoditas energi.
"Tekananannya masih sama seperti kemarin, turunnya harga minyak kelapa sawit dan minyak mentah" kata analis pasar saham dari Kresna Securities, Gifar Indra Sakti, Kamis (7/6), dihubungi lewat telepon.
Ia mengatakan di satu sisi turunnya harga minyak mentah ke level US$ 118 per barel, melemahkan saham-saham sektor energi, namun di sisi lain akan mendorong penguatan saham pertambangan dan infrastruktur, seperti semen dan properti.
Gifar mengungkapkan tren menguat di kedua sektor ini yang akan menahan tekanan lebih dalam terhadap indeks pada perdagangan hari ini.
Gifar memprediksi indeks akan bergerak pada kisaran 2.170 - 2.206. Kemarin indeks naik tipis 1,585 poin (0,07 persen) ke posisi 2.187,204.
Ari Astri Yunita
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Inilah Skuad Belanda untuk Hadapi Indonesia
- Kak Seto: Darin Mumtazah Harus Diperlakukan Khusus
- Kasus Blok A, Ahok Tak Gentar Hadapi Djan Faridz
- Pembunuh Tentara Dituntut 14 Tahun 6 Bulan Penjara
- Dua Kakek Bersaing Menjadi Pendaki Everest Tertua
- Gita Wirjawan Rajin ke Daerah, Bekal Nyapres?
- FOTO Toyota Alphard Milik Luthfi Hasan Ishaaq
Berita Utama Bisnis
- Indonesia Butuh 2 Kawasan Industri Aviasi Terpadu
- Pemerintah Ajukan Dana BLSM Rp 11,6 Triliun
- 22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah
- Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi
- Hari Ini, Chatib Basri Bahas APBN Perubahan 2013
- Freeport Berhenti, Negara Rugi US$ 1,82 Juta/Hari
- ESDM: Seluruh Korban Longsor Freeport Ditemukan














