Bikin Biogas, Petani Sumbermulya Dapat Penghargaan Presiden


Topik

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan Anugrah Riset Masyarakat 2008 kepada petani penemu energi alternatif berbahan baku limbah, Slamet Hadiseno, di Istana Negara, Jumat (8/8).

Slamet Hadiseno adalah petani asal Dusun Sumbermulyo, Desa Kepek, Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta. Ia berhasil mengembangkan energi alternatif berbahan baku limbah untuk menggerakkan pertanian di desanya. Caranya, Slamet memanfaatkan teknologi pengolahan hasil tani dari pabrik tahu, penggemukan sapi, energi biogas dari kotoran sapi, ketel uap berbahan bakar sekam, serta limbah kayu.

Slamet juga menemukan formula pakan sapi dari limbah tahu dan rumput gajah. Anugerah ini, menurut Menteri Riset dan Teknologi Teknologi, Kusmayanto Kadiman, untuk menghargai karya mereka yang memberi bermanfaat bagi masyarakat secara sosial dan ekonomi.

Presiden juga memberikan penghargaan Ristek-Medco Energi kepada tiga ilmuwan dari LIPI Bandung, BPPT dan LIPI. Ketiganya berhasil menemukan teknologi terapan. Penghargaan ini bertepatan peringatan Hari Teknologi Nasional, yang diramaikan dengan Pameran Riset dan Teknologi 2008 di Kemayoran Jakarta Pusat.

Ninin Damayanti

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X