Keselamatan Minim, Buruh pun Jadi Tumbal


TEMPO Interaktif, Jakarta: Tewasnya Mukhlis, 20 tahun, buruh bangunan yang terjatuh dari lantai 6 setinggi 30 meter di proyek apartemen di Taman Pulo Indah, Penggilingan, Jakarta Timur, bukan berita baru dalam kasus kecelakaan kerja yang terjadi di Jakarta.

Sejak awal tahun ini, terdapat tiga kasus kecelakaan kerja di Ibu Kota. Kasus yang cukup menonjol terjadi akhir bulan lalu di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, ketika seorang petugas pembersih kaca tewas setelah gondola yang ia naiki terjun bebas dari lantai 30.

Kejadian serupa terjadi juga di Plasa Semanggi, Jakarta Selatan, Maret lalu. Lagi-lagi, sebuah gondola lepas kendali dan menabrak kaca lantai 10. Dua pekerja terjun bebas dan tewas setelah menghantam pelataran lobi Utara plasa tersebut.

Menurut catatan Tempo, tepat setahun silam (9/8/2007), dua pekerja di proyek Apartemen Kelapa Gading Square, Jakarta Timur juga menemui ajalnya saat terjatuh dari ketinggian. Mereka tak mengenakan tali pengaman dan helm.

Sebagaimana jumlah upahnya, perhatian terhadap keselamatan kerja memang tergolong minim. Berdasarkan catatan Departemen Tenga Kerja dan Transmigrasi sampai 2007, hanya ada 5,3 persen dari 1500 perusahaan berskala besar yang peduli terhadap sistem menejemen keselamatan dan kesehatan kerja.


Sofian | Riky Ferdianto

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X