Mantan Kandidat Presiden AS Mengaku Selingkuh
Topik
TEMPO Interaktif, Washington: Mantan kandidat presiden Amerika Serikat dari partai Demokrat, John Edwards, mengaku pada Jumat (8/8) bahwa dia pernah berselingkuh pada 2006, namun ia mengaku bukan ayah dari bayi yang dimiliki perempuan selingkuhannya itu.
"Saya mengatakan pada istri saya, bahwa saya memiliki hubungan haram dengan wanita lain, dan saya sudah meminta maaf,” kata Edwards dalam sebuah pernyataan setelah wartawan ABC melaporkan secara rinci kisah asmara terlarang tersebut.
Edwards, yang telah beristrikan Elizabeth tengah menderita kanker yang susah diobati, menolak kegagalan kampanye presiden yang ia jalankan selama tahun ini dikarenkan urusan selingkuh itu.
"Tidak cukup kata maaf disampaikan kepada orang yang mempercayai dan mencintai saya,” kata mantan senator AS dari North Carolinaitu dan gagal menjadi kandidat wakil presiden pada 2004. "Dalam beberapa kampanye, saya mulai yakin bahwa saya orang yang istimewa dan menjadi semakin egois dan narsis.”
Edwards, 55 tahun, dalam sebuah wawancara di "Nightline", sebuah acara milik stasiun NBC, mengaku berselingkuh dengan perempuan berusia 44 tahun bernama Rielle Hunter, saat keduanya bertemu di sebuah bar di New York City dua tahun silam.
Reuters | Bobby Chandra
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Begini Kronologi Katon Bagaskara Terjatuh
- Tokoh Gwangju Prize For Human Rights Sebelum Tempo
- FOTO: Perlintasan Kereta Jadi Tempat Nongkrong
- Bisnis Mulus, Labora Sitorus Diduga Suap Tentara
- Yahoo Beli Tumblr US$ 1,1 Miliar
- Militer AS Dinilai Gagal Tangani Kekerasan Seksual
- Pembongkaran Bangunan di Waduk Pluit Mulai Pagi
Berita Utama Dunia
- Kena Alzheimer, Nenek Ini Jadi Fasih Omong Prancis
- Rusia Mengaku Sudah Peringatkan CIA di Moskow
- Korea Utara Luncurkan Rudal Jarak Pendek
- PSK yang Disewa Berlusconi Buka Mulut
- Kereta Komuter di AS 'Senggolan', 60 Orang Terluka
- Album Pribadi Tsar Rusia Ditemukan di Museum Kecil
- Rumah Barbie di Berlin Diprotes Aktivis Feminisme













