Topik
JK Minta Buah Lokal Tidak Memakai Nama Asing
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla Ahmad meminta pelaku industri hortikultura di Indonesia memberikan nama produk buah dalam negeri dengan nama lokal asli Indonesia.
Penamaan buah menggunakan nama asing kerap merugikan citra komoditas holtikultura Indonesia di pasar domestik maupun international.
Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Hortikultura Departemen Pertanian Ahmad Dimyati, usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres Senin (11/8).
"Wakil Presiden mendukung gerakan masyarakat tersebut sebagai bentuk upaya untuk menghilangkan inferioritas dalam negeri di tengah persaingan global sektor hasil pertanian," kata Dimyati, yang ditemani pengusaha jamu Sido Muncul, Irwan Hidayat, Efendi Gozali- pakar pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan konsultan dari kelompok usaha Mekar Sari.
Penamaan menggunakan nama lokal ini diharapkan secara bertahap dapat memberikan jaminan mutu.
Dimyati menambahkah Wapres Kalla kecewa dengan nama buah asing yang dinilai merugikan pencipta produk tersebut.
"Wakil Presiden meminta penamaan kembali produk yang sudah terlanjur digunakan negara lain itu segera dilakukan," kata dia
Penamaan lokal secara bertahap produk lokal sangat erat dengan pemberian citra produk melalui sistem jaminan kualitas, grading, branding dan pengemasan yang prima baik sesuai dengan permintaan pasar.
"Ini penting untk melindungi varietas yang ditemukan pencipta di kita. Jangan sampai diambil orang lain," ujar dia.
Anton Aprianto






Web via