Polisi dan Warga yang Tertembak Pistol Masih Dirawat


TEMPO Interaktif, Tangerang:Brigadir kepala Asmad, anggota Kepolisian sektor (Polsek) Cipondoh yang tertembak pistol hingga Selasa, (12/8) siang masih menjalani perawatan di rumah sakit Usada Insani. Asmad dirawat satu ruang dengan korban sipil yang terkena peluru nyasar, Wayan Budiarsa.

Bripka Asmad terluka karena tidak sengaja menarik pelatuk pistolnya ketika menyarungkan senjatanya. Akibatnya peluru liar itu mengenai tangan kirinya, dan terkena mata kaki Wayan yang berada di lokasi kejadian.

Insiden itu bermula ketika Asmad tengah mengamankan tiga pencuri tabung gas elpiji, di Perumahan Puri Megah RT 01/11 D5/25, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang kemarin. Ketika itu ketiga tersangka itu hendak dikeroyok massa.

“Biaya perawatan korban kami tanggung, itu kecelakaan,”kata Kepala
Polsek Cipondoh, Ajun Komisaris Polisi Sukarna Jaya , Selasa, (12/8).

Pemilik warung kelontong yang Lefi Seragih menyatakan aksi pencurian itu terjadi sekitar pukul 18.30. Namun aksi tersebut dipergoki Risa, istri Lefi.

Risa melihat empat pencuri menggotong tabung gas. Ia pun berteriak. Warga yang mendengar teriakan Risa berdatangan dan mengejar keempat
pencuri. Satu dari empat pencuri lolos, tiga lainnya berhasil ditangkap warga.

Ayu Cipta

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X