Tak Diundang ke Olimpiade, Spitz pun Kecewa
Topik
TEMPO Interaktif, Hong Kong: Spitz menjadi atlet terkemuka di dunia pada pesta Olimpiade Munich 1972, memenangi tujuh emas dengan tujuh rekor dunia, yang dianggap sebagai keberhasilan terbesar di semua pesta Olimpiade yang pernah digelar.
Namun, Michael Phelps bertekad untuk memperbaiki catatan itu di Beijing. Ia berharap membawa pulang delapan emas. Dan Spitz, kini 58 sudah beruban dan tanpa kumisnya yang kondang itu, tidak mengerti mengapa dia tidak diundang menyaksikan pesta olahraga akbar tersebut.
“Mereka memilih saya sebagai salah seorang dari lima atlet Olimpiade terbaik sepanjang zaman. Sebagian dari mereka sudah meninggal dunia. Tetapi mereka mengundang orang lain untuk datang ke Olimpiade, tetapi tidak saya,” katanya. “ya, saya sedikit kecewa.”
Kini Spits berprofesi sebagai pialang saham dan penceramah motivasi. Spitz berpendapat, dia bisa saja memenangi delapan emas di Munich jika mendapat peluang. “Saya menang di tujuh nomor. Jika mereka mempertandingkan nomor 50 meter gaya bebas ketika itu, kemungkinan besar saya akan memenanginya juga,” ucapnya.
AFP | BOBBY CHANDRA
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Peneliti Remaja Indonesia Borong 3 Medali Emas
- KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi di Ditjen Kebudayaan
- Marquez Raih Pole Position di Moto GP Perancis
- Pesona Keindahan Danau Tempe
- Mundur, RS Admira Beralasan Tarif Baru KJS
- Studio Film James Bond Undang Produser Indonesia
- Ahmad Fathanah Doyan ke Kafe Dangdut?













