Tetangga Wakil Presiden Dirampok
Topik
Koran Tempo, Jakarta:
Jakarta -- Rumah pengusaha otomotif di Jalan Madiun Nomor 17, RT2 RW4, Menteng, Jakarta Pusat, disatroni perampok kemarin siang. Rumah korban hanya berjarak sekitar 300 meter dari rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Menurut Kepala Kepolisian Sektor Menteng Komisaris Iskandar, barang yang digondol pelaku antara lain perhiasan senilai Rp 29 juta dan sejumlah dokumen. "Barang-barang yang hilang lainnya masih didata," katanya.
Raden Panji Beri Moertedjo Nitiadiningrat, ketua rukun tetangga setempat, mengatakan para pelaku berjumlah dua orang dan menggunakan mobil sedan. Mereka pura-pura bertamu dan memperdaya empat pembantu. "Pelaku menodongkan pistol," kata Iskandar. Pembantu korban, dua perempuan dan dua lelaki, kemudian disekap di gudang. "Kemudian pelaku menguras harta korban."
Polisi belum bisa memastikan identitas pelaku. Namun, petugas menduga pelaku adalah orang dekat. "Pelaku tahu persis tempat penyimpanan benda berharga," kata seorang penyidik.
Kemarin peristiwa perampokan dengan modus yang mirip juga terjadi di Jalan Garuda Mas II D-1 Nomor 6, Tanjung Mas Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Empat perampok menguras harta Laksono, pengusaha kargo ekspor-impor TAS Ekspres. "Perampok mengambil uang Rp 1,5 juta dan US$ 500 serta sejumlah perhiasan. Total kerugian Rp 30 juta," kata Komisaris Udik Tanang, Kepala Polsek Jagakarsa.
Siti, pembantu rumah tangga korban, mengatakan dia yang membukakan pintu saat para pelaku datang. "Mereka berpakaian rapi dengan jas dan menggunakan Toyota Avanza," ujarnya. Dia mengira orang yang datang itu adalah tamu tuannya. "Mereka langsung menodongkan pistol," kata Siti.
Para pelaku meminta seluruh penghuni rumah berkumpul, termasuk Laksono serta istri dan anak-anaknya. Tangan mereka diborgol dan disekap dalam salah satu kamar. Sambil menodongkan senjata, perampok meminta Siti menunjukkan tempat penyimpanan harta majikannya.
Siti sempat mengakali para perampok dengan memberikan perhiasan imitasi dan telepon selulernya. Namun, pelaku mengetahui siasat perempuan itu. Karena diancam, Siti akhirnya memenuhi permintaan pelaku.
Menurut seorang tetangga korban, beberapa hari sebelumnya ada beberapa lelaki berpakaian perlente yang mendatangi rumahnya. Dia curiga orang-orang itu adalah pelaku yang merampok rumah Laksono. "Mereka ingin masuk ke rumah, tapi tidak saya bukakan pintu," kata warga yang tinggal di Blok J itu. l Suseno | Mustafa Silalahi | EKA UTAMI APRILIA
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Metro
- Rugi, 16 Rumah Sakit Mundur dari KJS
- Takut Tak Lulus Ujian Nasional, Fanny Gantung Diri
- Jokowi Lantik Wali Kota Jakarta Barat Hari Ini
- Operasi Preman, Anak Gadis Punk Kecebur Got
- Ahok Bahas Kenaikan Bayaran Guru Honorer
- Cegah Banjir, Wali Kota Jaksel Andalkan 5 Waduk
- Kamis Ini, Komnas HAM Panggil Jokowi













