Topik
Taliban Perang Terbuka di Pakistan
TEMPO Interaktif, Peshawar: Taliban Pakistan mendeklarasikan perang terbuka kemarin sebagai respon terhadap serangan militer Pakistan di barat laut Pakistan. Mereka memulainya dengan menghancurkan truk pasukan udara dan membunuh 14 orang, termasuk satu anak-anak.
Pihak berwenang sedang menyelidiki apakah militan yang tewas di daerah operasi militer itu salah satu komandan Al Qaidah. Serangan di daerah Bajur itu dilaporkan telah membunuh 160 orang dan menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi ke kamp-kamp di utara.
Ledakan di Peshawar, kota utama yang bergejolak dengan Afghanistan, meningkatkan konflik di wilayah di mana pemerintahan baru berupaya menahan serangan militan yang semakin berani.
“Ini merupakan perang terbuka antara kami dan mereka," kata juru bicara Taliban Pakistan Maulvi Umar kepada The Associated Press. “Jika operasi ini terus menyerang kami di Swat dan area suku lainnya, kami akan meneruskan serangan ini.”
Pemerintah Pakistan belum bisa dihubungi atas pernyataan Taliban itu, namun sebelumnya Menteri Dalam Negeri Rehman Malik mengatakan negaranya tidak akan menyerah untuk mengakhiri militansi di area perbatasan.
“Ini merupakan keputusan kami untuk mengenyahkan terorisme dari Pakistan, dan semua kekuatan keamanan kami bekerja sama mencapai tujuan ini,” ujarnya kepada AP.
Bom meledakkan truk pasukan udara saat melewati sebuah jembatan di pinggiran Peshawar. Ledakan itu meninggalkan lobang besar di jembatan dan membuat truk Mazda itu jadi rongsokan besi. Lokasi itu dipenuhi puing, darah dan rongsokan motor .
AP/Erwin Z