Gara-gara Uang Hilang, Istri Habisi Nyawa Suami


Grafis Terkait

TEMPO Interaktif, Jakarta:Gara-gara mengaku kehilangan uang sekitar Rp 1,5 juta Surti, 44 tahun tega menghabisi nyawa suaminya sendiri Kanan, 60 tahun. Itu dilakukan warga Kampung Rengas Rt 6/RW7, Cakung, Jakarta Timur, setelah mengaku di hadapan polisi.

Pengakuan Surti ditegaskan Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Cakung Inspektur Satu Bambang Cipto,

Sebelum mengaku Surti sempat berkilah bahwa kematian suaminya karena ditabrak mobil di kota, dan diantar ke rumah oleh orang tak dikenal. Siang hari sebelumnya ia bercerita kepada tetangganya, Sumikem bahwa suaminya pergi dari rumah dan membawa uang Rp 1,5 juta. Uang itu adalah hasil kerja mereka berdua sebagai buruh tani.

Melihat ada kejanggalan ketua RT setempat Hasbih curiga. Ia langsung melaporkan kepada pihak kepolisian terkait jenasah Kanan yang telah membusuk.
Kenasah pria itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk diotopsi.

"Saya kesal uang simpanan Rp 1,5 juta hilang," ujar Surti menceritakan kronologis peristiwa pembunuhan suaminya, Rabu (14/8).

Ketika Surti menanyakan kepada kanan, suaminya itu sempat emosi. Mengaku tiadk mengamil uang tersebut, pria itu sempat menendang istrinya yang dibalas dengan tamparan ke muka Kanan.

Uang yang hilang itu tadinya akan dipakai Surti untuk membayar kontrakan.

Sofian

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X