Infografis
Presiden: Negara Belum Steril Dari Teroris
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta aparat keamanan tetap waspada terhadap terorisme. “Negara kita belum aman dari aksi-aksi terorisme,” kata Presiden dalam pidato kenegaraan di Gedung DPR, Jumat (15/8). Keberhasilan aparat polisi menemukan sejumlah bahan peledak dan bom rakitan di Palembang, Sumatera Selatan, beberapa waktu lalu, menurut Presiden, tak boleh mengendurkan kewaspadaan.
Selain terhadap pelaku teror, Presiden Yudhoyono juga meminta aparat menumpas para pengedar narkoba. Penegak hukum, kata Presiden, harus memberikan sanksi seberat-beratnya bagi pengedar narkoba. “Mereka ini secara langsung membahayakan generasi muda bangsa.”
Pelaku kejahatan narkoba, kata Presiden, harus ditumpas hingga ke akarnya. Pemerintah melalui Kepolisian dan Kejaksaan Agung akan melakukan penyidikan dan penuntutan untuk memberikan hukuman pada pengedar narkoba. Selain pengedar narkoba, lanjut Presiden Yudhoyono, tindakan tegas juga harus dilakukan pada pelaku pembalakan liar dan pencurian ikan.
Dwi Riyanto Agustiar