Harga Minyak Terus Jatuh


TEMPO Interaktif, Singapura: Harga minyak terus jatuh dalam perdagangan di Asia hari ini saat kecemasan akan permintaan energi terus membuat investor tidak tenang.

Pengiriman light sweet crude untuk September di perdagangan New York turun 1,62 dolar ke posisi 113,39 dolar per barel dari posisi 115,01 di perdagangan Kamis sore.

Sementara Brent North Sea crude untuk pengiriman Oktober turun 1,45 dolar ke posisi 112,23. Kontrak September yang berakhir Kamis tercatat pada posisi 112,64.

Data perekonomian 15 negara eurozone berkontraksi 0,2 persen di kuartal kedua-- yang merupakan kontraksi pertama sejak terbentuknya mata uang tunggal Eropa tahun 1999-- menambah kecemasan pasar.

"Harga komoditas memasuki siklus koreksi yang kelihatannya akan berlangsung lebih lama," kata Shane Oliver, Kepala Strategi Investasi dan Kepala Ekonomi dari AMP Capital Investor.

"Dalam jangka pendek komoditas menjadi oversold dan balik lagi, namun tren sepanjang enam bulan ke depan kemungkinan tetap turun," ujarnya.

Dia mengatakan data perekonomian saat ini yang menunjukkan pertumbuhan lemah di negara-negara maju bukan sinyal bagus bagi negara kekuatan baru seperti China yang masih bergantung pada ekspor untuk pertumbuhan.

China dan perekonomian yang sedang tumbuh lainnya akan "kesulitan memindahkan ekspornya dari AS yang sedang lemah," kata Oliver.

Harga-harga naik sedikit setelah Departemen Energi AS Rabu melaporkan bahwa cadangan minyak tanah AS telah menurun 6,4 juta barel di pekan yang berakhir 8 Agustus. Angka itu lebih buruk dari ramalan penurunan 2,0 juta barel.

AFP/Erwin Z

 

 

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X