Kurir Surat itu Bernama Susilo Bambang Yudhoyono


Grafis Terkait

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono bertemu Maggie Hamilton dan Nada Lutfiya di Wisma Negara Sabtu sore (16/8). Suasana kegembiraaan tampak dalam pertemuan di ruang enam wisma Negara ini.

Magie dan nada secara sebelumnya dipertemukan secara kebetulan oleh sejarah ketika Presiden Susilo bambang Yudhoyono menjadi kurir surat Maggie ke Nada dan surat Nada ke Maggie. Kedua bocah ini salng berkirim surat untuk membahas Aceh paska tsunami pada Desember 2004 lalu.

"Saya membacakan surat Nada dan Maggie di gedung Putih, di depan Presiden AS dan Pemimpin Asia_Pasifik lain pada Acara Asia-Pacific American Heritage Event pada 25 Mei 2005," ujar Presiden.

Nada adalah anak yatim piatu dari Aceh sedangkan Maggie adalah gadis cilik dari kota kecil di AS bernama Charlevoix Michigan. Maggie saat itu mengirim surat untuk anak-anak Aceh yang terkena Tsunami, namun karena tidak tahu alamatnya surat tersebut di kirim ke Gedung Putih. Kemudian, saaat Juru Bicara Presiden Dino Patti Djalal bertugas ke AS dan menyempatkan ke Gedung Putih, salah satu staff tersebut memberikan surat itu kepada Dino. Lalu Dino menceritakan kepada Presiden dan Presiden memerintahkan agar surat itu di kirim ke Aceh. Begitulah, surat itu sampai ke Nada Lutfiyah, anak kelas SD yang selamat dari Tsunami. Lalu Nada pun membalasnya melalui presiden Yudhoyono yang saat berkunjung ke AS menyampaikan surat tersebut ke Maggie.

"Saya senang sekali bertemu dengan Nada, dan masyarakat Indonesia, yang baik dan ramah," kata Maggie terharu karena pertemuan pertama kalinya dengan Nada yaitu pada Jumat (15/8) lalu. "Terima kasih bapak Presiden," kata Maggie.

Hal yang sama pun diungkapkan Nada, yang bercita-cita menjadi dokter. "Saya senang ketemu Maggie, semoga lain kali bisa bertemu,," kata Nada. kedua anak ini berharap bisa bertemu di Amerika.

Kedua bocah ini, sebelum pamitan dengan Presiden dan Ibu Negara Ani Yudhoyono menyempatkan memakaikan gelang persahabatan bagi Presiden dan Ibu Ani. Mereka juga dijadwalkan mengikuti perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 63 di Istana Negera.

Anton Aprianto/Tempo Newsroom

Komentar (4)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Met puasa..
0
0
Alloh swt mentaqdirkan segala sesuatu pasti baik,wlo menurut Manusia terkadang terasa buruk. Semoga Alloh swt membalas dg berlipat amalan yg Sholeh pd Bp Presiden SBY, yg tlh Bijaksana & memiliki jiwa merakyat sbg perantara antar anak manusia yg sedang di rundung musibah sbg Ujian iman bg para hambaNya. Alloh Yahdik wa Ridho\'alaik ya Bp SBY, aamiin...
0
0
allah huakbar allah huakbar.......... ini adalah suatu peristiwa yg sangat mengharukan serta menyentuh hati.mudah2an mereka menjadi anak yg soleh berguna bagi negaranya masing2.terutama sy sangat salut dan bangga mempunyai presiden seperti pak sby dan ibu ani yg slalu memperhatikan rakyatnya terutama anak kecil.mudah2an ALLAH slalu melindungi beliau dan kita semua AMIN...............
0
0
wuihh... kerennn bgt. mrinding ui bca nya. da ya yg kyk gtu. kyk crita di film2 ja. hehe jempol untuk pak presiden n ibu nya.
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X