Penyebab Tabrakan Kereta, Petugas Salah Beri Sinyal


TEMPO Interaktif, Bandarlampung: Asisten Masinis Kereta Limex Sriwijaya Expres, Men Utama, mengatakan tabrakan kereta tadi pagi  karena petugas sinyal di Stasiun Labuhan Ratu Bandar Lampung salah memberikan informasi kepada masinis. Saat itu petugas menyatakan pada masinis bahwa jalur perlintasan aman. "Tiba-tiba kereta barang pengangkut batu bara sudah berada 20 meter dari arah berlawanan," kata Men Utama kepada  penyidik Kepolisian Kota Besar Bandar Lampung, Sabtu (16/8)

Men mengaku,  sempat mengerem kereta, namun  tak bisa berhenti. "Benturan terjadi, saya terpental sampai satu  meter dari tempat duduk saat berusaha melompat dari lokomotif," ujarnya. 

Saat ini polisi memeriksa sepuluh saksi. Mereka adalah dua orang masinis, dua asisten masinis, tiga  petugas pengawas perjalanan kereta api, kondektur dan pengatur sinyal. Polisi belum menetapkan status tersangka. Tim Komisi Nasional Keselamatan Transportasi sedang menuju lokasi kejadian perkara sore ini. Kecelakaan ini menewaskan delapan orang dan 88 lainnya luka-luka.

Nurochman Arrazie

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X