Anggaran Pendidikan 20 Persen, Prestasi Jakarta Meroket


TEMPO Interaktif, Jakarta: Dialokasikannya anggaran pendidikan sebesar 20 persen di DKI Jakarta telah memberi hasil nyata dengan terciptanya berbagai prestasi dan pencapaian sebagai hasil meningkatnya mutu pendidikan di DKI Jakarta.

"Contohnya, pekan lalu Jakarta mendapat juara umum Olimpiade Sains Nasional ke-7 di Makassar", kata juru bicara Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi (Dikmenti) Yusen Hardiman, ketika dihubungi Tempo, Senin (18/8).

Menurut dia, meningkatnya mutu pendidikan di DKI Jakarta tidak hanya terbatas pada ajang olimpiade, baik nasional maupun internasional. Tetapi juga dicerminkan dari tingginya angka kelulusan siswa Jakarta dalam Ujian Nasional dan banyaknya siswa Jakarta yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri.

"Juga, jangan lupa, lulusan siswa Jakarta banyak yang diserap sektor industri", imbuh Yusen. Ia mengakui, berbagai pencapaian itu adalah hasil dari tingginya perhatian Pemerintah Provinsi DKI terhadap sektor pendidikan. Seperti diketahui, Pemprov DKI telah menganggarkan sektor pendidikan sebesar 20 persen sejak tiga tahun lalu.

Menurutnya, sejak diterapkannya alokasi anggaran 20 persen, kesejahteraan guru di Ibu Kota meningkat. "Untuk golongan terendah, gaji seorang guru di Jakarta adalah Rp 5 juta", katanya. Angka Rp 5 juta itu, menurutnya, terdiri dari gaji Rp 2,5 juta dan tunjangan Kesra Rp 2,5 juta.

Dengan penghasilan seperti itu, Dikmenti berharap, guru dapat terus meningkatkan dedikasinya dalam mengajar. "Bagaimana pun guru adalah ujung tombak dalam meningkatkan mutu pendidikan", tambah Yusen.

Dengan anggaran pendidikan sebesar itu di Jakarta, juga membuat Dikmenti mudah dalam meningkatkan mutu guru. "Kita mengadakan penataran, pengembangan, dan pelatihan untuk terus meningkatkan mutu guru", kata dia.

AMIRULLAH

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X