Masjid Ahmadiyah Kembali Disatroni Warga


TEMPO Interaktif, Jakarta Sekitar 200 orang yang mengklaim kelompok Umat Islam Ciputat menyegel Masjid Baitul Qoyyum di Jl Raya Bukit Indah Ciputat, Tangerang, Banten, Selasa (19/8). Mereka menuduh tempat ibadah itu dipakai salat jemaah Ahmadiyah, yang keberadaannya belakangan ini dipertentangkan.

Sebelum menyegel, massa membentangkan spanduk bertuliskan: 'Tempat dan Bangunan ini Disegel dan Ditutup dari Segala Kegiatan dan Aktifitasnya Karena Meresahkan Aqidah Umat Islam'. Spanduk ini dikaitkan dengan  pagar masjid itu. Menurut Subhan Basuni, warga yang ikut menyegel, warga menuntut agar Surat Keputusan Bersama Tiga Menteri soal Ahmadiyah diberlakukan. "Kami minta segera menghentikan aktifitas jamaah tersebut," kata dia.

Tak ada reaksi atau perlawanan dari penggelola masjid. Ketika massa datang sekitar pukul 10.30, penjaga masjid memilih pergi. Pengurus masjid juga meningalkan lokasi. Puluhan polisi datang mencegah terjadinya anaskis. Menurut Ahmad Fikri (33), warga setempat,  papan nama masjid tadinya masjid jamaah, "Nama itu dihilangkan setahun lalu," kata Fikri yang tinggal di depan masjid.

Menurut Fikri, jemaaah masjid umumnya bukan warga sekitar. Mereka datang beberapa desa seperti Kampung Sawah, Bukit Indah, dan Ciputat. Sampai berita ini ditulis, penjagaan polisi masih berlangsung.

Muhammad Nur Rochmi 

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X