Sasol Minat Garap Proyek Batu Bara Cair


TEMPO Interaktif, Jakarta:South Africa Synthetic Oil Liquefaction (SASOL) Synfuels International, perusahaan minyak sintetis dari Afrika Selatan, berniat menggarap proyek batu bara cair menjadi bahan bakar minyak (Coal Liquefaction) di Sumatera Selatan. Ini akan menjadi proyek perdana batu bara yang dicairkan menjadi bahan bakar minyak di Indonesia.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batu Bara Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Bukin Daulay mengatakan Sasol berniat menggandeng PT Dharma Henwa (perusahaan tambang milik grup Bakrie), PT Pertamina, dan PT Rekayasa Industri. "Nantinya akan membentuk konsorsium," kata Bukin di kantornya, Selasa (19/8).

Ia mendampingi empat orang perwakilan Sasol menemui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro untuk menyampaikan minat menggarap proyek tersebut. Empat orang itu, yaitu Ed Cameron, Stefan Opperman, Nicole Jordaan, dan Johannes Vanzyl.

Sasol akan bekerja sama dengan Dharma Henwa untuk pemanfaatan batu bara berkalori rendah di tambang Pendopo, Sumatera Selatan. Ada sekitar 3 miliar ton cadangan batu bara kalori rendah di tambang tersebut. "Besok (Rabu hari ini) mereka akan melihat lokasi," kata Bukin. Nieke Indrietta

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO