Kecelakaan Pesawat di Spanyol Tewaskan 45 orang
TEMPO Interaktif, Madrid: Jatuhnya pesawat Spanair ketika berusaha berangkat dari Bandar Udara Barajas Internasional, Madrid, Spanyol, menewaskan 45 orang. Demikian menurut data yang dirilis pemerintah.
Spanair membawa 162 penumpang dan 9 orang kru pesawat. Sebanyak 25 penumpang tercatat sebagai warga negara asing.
Pesawat tujuan Bandara Las Palmas, Pulau Gran, Canaria ini gagal lepas landas pada jalur enam di bandara utama di Madrid tersebut. Ada laporan yang menyebutkan api timbul dari bagian kiri mesin pesawat.
Ahli penerbangan Chris Yate mendeskripsikan pesawat ini sebagai jenis MD82, pesawat yang biasa diterbangkan di seantero Eropa. Dia menyatakan Spanair mempunyai rekam jejak yang bagus untuk keamanan dan keselamatan penerbangan.
Maskapai Spanair menyatakan perasan menyesal atas terjadinya kecelakaan pesawat yang sudah melalui 1445 jam terbang ini.
Jurnalis dari BBC melaporkan helikopter terbang secara kontinyu untuk menuang air di atas lokasi kejadian. "Api sudah bisa dikendalikan," ujar Stephani McGovern--jurnalis BBC. Pada saat yang sama, 45 ambulans dikirim ke lokasi.
Perdana Menteri Spanyol Jose Luis Rodriguez Zapatero mengadakan rapat darurat membahas kecelakaan pesawat terburuk setelah dua dekade ini.
BBC
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Dunia
- Album Pribadi Tsar Rusia Ditemukan di Museum Kecil
- Rumah Barbie di Berlin Diprotes Aktivis Feminisme
- Tersangka Bom Boston Dendam ke Amerika
- Amerika Serikat dan Turki Menekan Suriah
- Arab Saudi Resmi Larang Twitter
- Armin Wertz, Kontributor Tempo, Ditahan di Suriah
- Amerika Minta Taiwan dan Filipina Damai














