Meski Diancam, Komisi Pemilu Tetap Undi Calon Bupati Lombok Barat


TEMPO Interaktif, Mataram: Walaupun berada di bawah ancaman, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lombok Barat tetap menyelenggarakan undian nomor pasangan calon bupati dan wakil bupati di halaman kantornya, Sabtu (23/8) siang.

Acara undian yang diikuti enam pasang calon yang lolos verifikasi beserta para pendukungnya itu, berlangsung dalam pengamanan aparat kepolisian yang dipimpin langsung Kepala Kepolisian Resort Lombok Barat, Ajun Komisaris Besar Agus Supriyanto.

Pendukung pasangan Tuan Guru Haji Muharrar Mahfudz dan Bahrul Fahmi yang sehari sebelumnya menyegel pintu kantor KPUD Lobar, tidak terlihat melakukan aksinya. Namun, mereka mengancam melakukan boikot pada hari pemilihannya selain mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Ketua KPUD Lobar TGH Hasanain yang memulai acara undian dengan membacakan sumpah jabatan mengatakan bahwa keputusannya adalah bagian dari ketentuan undang-undang. "Minta maaf kalau ada yang keliru," ujarnya, saat memimpin acara tersebut.

Muharrar dan Bahrul merupakan calon bupati dan wakil bupati yang diusung oleh Partai Keadilan Sosial dan Partai Persatuan Pembangunan.

Adapun urutan pasangan calon yang akan dipilih pada 30 Oktober mendatang adalah: Sabirin M Bakri/Khudori Ibrahim, Lalu Kusnandar Anggrat/Jamhur, Zaini Arony/Mahrip, Lalu Sajim Sastrawan Anggrat/Munajib Kholid Muhyiddin, Lalu Takdir Mahdi/Asrul Sani, dan Isnanto Karyawan/Raden Nuna Abriadi.

SUPRIYANTHO KHAFID

Komentar (2)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
KALOK EMANG G LULUS SERTIPIKASI YA.......... SABAR AJA METON
0
0
Inti ketidak lulusan TGH Muharrar Mahfudz adalah pada ketidak mampuannya menunjukkan fotocopy Ijazah/STTB maupun Surat Keterangan Pengganti Ijazah tingkat SLTP sampai batas masa perbaikan berakhir, Tegasnya BUKAN KARENA IJAZAH SP IAIN.
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X