500 Napi Narkotika Cipinang Ikut Terapi Spiritual


TEMPO Interaktif, Jakarta:
Sekitar 500 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Cipinang, Jakarta Timur hari ini (26/8) mengikuti terapi narkoba dengan metode Spiritual Emotional Freedom Techique.

"Metode ini yang pertama di Lapas (lembaga pemasyarakatan) Narkotika," kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Cipinang Wibowo Joko Haryono di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Cipinang, Jakarta Timur.

Pelaksanaan terapi ini merupakan kerjasama antara pihak lembaga pemasyarakatan dengan Logos Institute. Instruktur metode ini Ahmad Faiz Zainuddin mengatakan ada 14 macam terapi yang digunakan melalui metode ini. Ia mengklaim metode ini 80 persen efektif untuk menyembuhkan ketergantungan narkoba. Metode ini adalah penggabungan sisi spritual dengan doa dan psikologi energi.

Metode SEFT sendiri berasal dari Amerika. Ahmad membawa teknik ini ke Indonesia sejak akhir 2005. "Melalui metode ini orang bisa menerapi dirinya sendiri," katanya.

Sofian

Komentar (2)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Sungguh luar biasa apa yang Dia tunjukkan lewat Metode SEFT dan kiranya tidak saja dilakukan di lapas Narkotika Cipinang saja. Ini karena di luar Jakarta juga memerlukan metode SEFT bagi narapidana lainnya serta yang bukan narapidana. Salut Bang Faiz, semoga metode ini dapat dilakukan juga di lapas2 yang ada napi narkoba.
0
0
Puji Tuhan Yang Maha Kuasa. Semoga teknik ini menjadi harapan bagi saudara-saudara kita yang saat ini tertimpa musibah kecanduan narkoba. Salam buat Mas Faiz, salam dari Alumni Psikologi Unair. Terus berjuang yang mengembangkan Energy Psychology untuk kemajuan Bangsa Indonesia.
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X