Kasus Ryan, Polisi Akan Bongkar Makam di Malang
TEMPO Interaktif-- @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } -->, Surabaya: Selain membongkar makam di Desa Kalasemanding, Perak, Jombang, polisi juga akan membongkar sebuah makan tanpa identitas di Malang Jawa Timur.
“Selain Jombang, di makam (tanpa identitas) Malang juga akan dibongkar, ini semua untuk mengungkap kasus Ryan, apalagi saat ini masih ada empat orang yang hilang,” kata Kepala Polda Jatim Irjen Polisi Herman Surjadi Sumawiredja, Kamis (28/8).
Keempat orang itu menurut Kapolda adalah Fauzin Suyanto, Hendro Liyono, Moh Afandi, serta Tulus yang dilaporkan hilang menyusul ditemukannya sepuluh mayat di rumah Very Idham Henyansyah alias Ryan.
Namun sayang, Kapolda tidak bersedia merinci lebih jauh, mengenai makam yang berada di Malang tersebut. Yang pasti menurut dia, hal ini dilakukan menyusul terbongkarnya identitas mayat Mr X yang ditemukan di belakang rumah Ryan yang ternyata adalah mayat Mohammad Asrori alias Aldo “yang asli”.
Karenanya, polisi yakin 100 persen jika kuburan yang saat ini sedang dibongkar di Perak Jombang bukanlah makam dari Asrori. Karena mayat Asrori (asli) saat ini masih tersimpan di kamar mayat RSU Bayangkara Polda Jatim.
Hanya saja, kerena masih ada empat orang lagi yang dilaporkan hilang, maka polisi berkepentingan untuk segera memastikan siapa sebenarnya yang dikubur di perak Jombang dan Malang tersebut.
Sementara itu, keyakinan polisi jika mayat Mr X yang kini berada di Polda adalah mayat Asrori (asli) didasari dari uji DNA serta pengakuan Ryan sendiri.
“Kita yakin karena dari tes DNA, dari 16 titik atau tanda yang dimiliki Mr X, 99,99 persen sama dengan DNA orang tua kandung Asrori (jalal dan Dewi Muntari),” kata Kapolda.
Kapolda menambahkan, untuk menguak tabir mayat yang berada di Perak jombang tersebut, pihaknya juga akan segera memeriksa tim penyidik dari polsek Bandarkedungmulyo, karena penyidik inilah yang membuat BAP dan kemudian memunculkan tiga orang tersangka pembunuh Asrori “palsu”.
Selain memeriksa tim penyidik, tim dari Polda ini juga akan memeriksa keluarga Asrori kenapa saat penyusunan BAP mereka mengakui jika mayat kebun tebu adalah mayat dari keluarga mereka.
Rohman Taufiq/ Adi Mawardi
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Pakar: E-KTP Rawan Diretas
- Jokowi: Rumah Sakit Jangan Hanya Kejar Untung
- Calon Pasangan Terbaik Indonesian Movie Awards
- Frans Magnis: Dipo Alam Wajib Bela SBY
- Korban dan Pelaku Potong 'Burung' Jadi Tersangka?
- Foto-foto Langka Macan Tutul Jawa di Habitatnya
- Kisah 33 Tahun Tinggal di Bantaran Waduk Pluit














